SUARA CIANJUR - Nama Erick Thohir semakin santer terdengar dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini semakin diperhitungkan setelah disebut oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai salah satu nama yang cocok mendampingi bakal capres jagoan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo.
Pada Sabtu (22/4/2023) lalu, Jokowi menyebut beberapa nama yang dianggap cocok mendampingi Ganjar Pranowo, dan Erick Thohir menjadi tokoh pertama yang disebut oleh Presiden.
Berkat elektabilitasnya yang semakin meningkat, Erick Thohir dianggap paling layak mendampingi Ganjar Pranowo.
Hasil survei dari Indonesia Political Opinion yang dilakukan pada 5 hingga 13 Juni 2023 menunjukkan bahwa elektabilitas Erick Thohir mengungguli tokoh potensial lainnya dengan skor 15,5 persen.
Sementara itu, tokoh lain seperti Mahfud MD memperoleh skor 11,1 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 10,9 persen, Ridwan Kamil 6,7 persen, dan Sandiaga Uno sebesar 6,5 persen.
"Erick Thohir sejauh ini menjadi tokoh paling potensial sebagai cawapres, bahkan bagi koalisi pro pemerintah seperti Ganjar," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah. Minggu (25/6/2023).
Dalam simulasi berpasangan, pasangan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir mendapatkan dukungan sebesar 26,8 persen.
Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan simulasi pasangan potensial lainnya, seperti Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Baca Juga: Dilema PKB: Tergiur Rayuan PDIP atau Setia pada Prabowo?
Berdasarkan hasil tersebut, Dedi menyimpulkan bahwa Erick Thohir cocok untuk mendampingi Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.
"Ganjar Pranowo sangat baik jika disandingkan dengan Erick Thohir. Erick Thohir tetap konsisten berada di atas jika disandingkan dengan Ganjar Pranowo," jelas Dedi.
Selain itu, kekuatan Erick Thohir semakin meningkat dengan berbagai dukungan yang diberikan oleh Jokowi. (*)