SUARA CIANJUR – FIFA secara resmi telah memilih menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U17. Hal ini membuat Indonesia secara otomatis bisa tampil di ajang tertinggi sepak bola usia muda ini.
Namun polemik terjadi tatkala Bima Sakti ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia. Banyak pihak yang merasa ragu dan menolak terhadap penujukkan ini.
Menanggapi hal ini, Bima Sakti angkat bicara dengan menyatakan bahwa dirinya tidak merasa baper.
"Selama ini saya tidak pernah baper, tahu sendiri kan dari zaman dahulu bagaimana? Tapi saya tidak baper dan menilai positif saja," ujar Bima Sakti, dikutip dari laman Instagram @siaran.timnas, Minggu (2/7/2023).
Selain itu, dirinya menanggap bahwa suatu penolakan dan kritik adalah hal yang wajar.
"Saya menilai penolakan itu wajar karena mereka mau timnas ini bagus kan. Itulah pelampiasan mereka sampaikan kritik," ujar mantan gelandang andalan timnas Indonesia ini.
Setelah mendapat tugas, Bima Sakti langsung melakukan persiapan dengan berencana akan keliling ke beberapa kota untuk mencari pemain muda.
Kabarnya, Shin Tae Yong dan Indra Sjafri pun akan dilibatkan dalam proses ini.
Sementara itu, ajang Piala Dunia U17 ini jadwalnya akan diselenggarakan pada bulan November 2023. Meski demikian FIFA belum memberikan jadwal resmi. (*)
Baca Juga: 3 Rekomendasi Media Sosial Alternatif Twitter, Dilengkapi dengan Fitur Mewah