SUARA CIANJUR - Erick Thohir, yang saat ini menjabat sebagai Menteri BUMN dan Ketua Umum PSSI, mengaku sangat terbuka dalam mengelola organisasi-organisasi yang dipimpinnya.
Keterbukaan Erick Thohir tersebut terlihat dalam kerja sama antara BUMN dengan Kejaksaan dan antara PSSI dengan Kapolri dalam upaya memberantas mafia skor.
Erick Thohir tidak takut untuk mengambil langkah-langkah tersebut dan menjelaskannya dalam sebuah postingan video di akun Instagram pribadinya.
Dalam caption postingan tersebut, ia menuliskan semangatnya untuk mendorong perubahan demi kemajuan, baik di BUMN maupun di PSSI, dan berharap perubahan tersebut akan membawa Indonesia semakin maju.
"Saya selalu mendorong perubahan untuk kemajuan, baik di BUMN maupun di PSSI. Bukan tanpa halangan. Namun, demi tujuan yang lebih baik, kami berusaha konsisten melakukan perubahan. Bismillah perubahan ini untuk Indonesia yang semakin maju," tulis Erick Thohir dikutip dari Instagram pada Minggu (9/7/2023).
Meskipun Erick Thohir mendapatkan perhatian dari warganet atas langkah-langkahnya yang terbuka, masih banyak keluhan mengenai masalah lain yang dihadapi. Salah satu masalah yang disoroti adalah kualitas wasit di BRI Liga 1.
Beberapa pengguna media sosial menyampaikan kekecewaan mereka terhadap keputusan-keputusan wasit yang dianggap salah dan meminta agar evaluasi dilakukan untuk mencegah hal-hal yang merugikan perkembangan sepak bola Indonesia.
"Maaf pak tentang perbaikan wasit liga kita. Masih saja ada yg salah mengambil keputusan. Mohon untuk dievaluasi agar tidak terjadi lagi hal-hal yang bisa merugikan sepakbola kita, demi kemajuan sepakbola negeri ini," tulis akun @teguh***.
"Pak maaf mau tanya, kalau seleksi wasit suka di tes mata tidak, soalnya banyak penglihatan wasit liga 1 yang aneh. liga 1 kaya liga tarkam kalau wasitnya kaya sekarang terus," tulis akun @crea***.
Selain itu, ada juga pengguna media sosial yang mengeluhkan kerusuhan yang terjadi setelah pertandingan antara PSM Makassar dan Dewa United.
Mereka meminta sanksi yang tegas bagi PSM Makassar dan suporter yang terlibat dalam kerusuhan tersebut sebagai pembelajaran dan perbaikan di masa mendatang.
"Pak, apa sanksi buat @psm_makassar yg penontonnya rusuh? biar tragedi arema tidak terulang," tulis akun @bebek***.
"Sanksi suporter rusuh pak, agar bisa jadi pembelajaran dan berbenah buat yang lainya," tulis akun @_Dhenny***.
Terdapat berbagai pandangan dan keluhan dari warganet terkait masalah-masalah yang berkaitan dengan sepak bola.
Meskipun ada keluhan, Erick Thohir tetap berkomitmen untuk melakukan perubahan demi kemajuan sepak bola Indonesia.
Langkah-langkah yang diambilnya, baik dalam memberantas mafia skor maupun dalam membawa perubahan dalam PSSI, merupakan bagian dari upaya untuk mendorong perbaikan dan mencapai tujuan yang lebih baik bagi sepak bola Indonesia.(*)