SUARA CIANJUR - Nabil Husein Presiden Borneo FC kritik kinerja Komite Disiplin (Komdis) PSSI yang telah menjatuhkan sanksi kepada pemain dan juga panpel Borneo FC.
Diketahui Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada pemain dan panpel Borneo FC pada Rabu, (2/8/2023).
Pasalnya kejadian terjadi saat pertandingan pekan kedua BRI Liga 1 tetapi sanksi baru diumumkan menjelang pertandingan di pekan ke-6.
Melalui Instagram @siorangdalam Kamis, (3/8/2023), terlihat postingan dari Nabil Husein mempertanyakan akan sanksi yang diberikan Komdis PSSI tersebut.
Borneo FC mendapatkan dua hukuman, pertama kepada Silverio Junio yang melakukan pelanggaran keras saat menjamu Bali United.
Kemudian sanksi kedua ditujukan kepada panitia pelaksana, yang mendapatkan hukuman Rp20 juta, karena pelanggaran matinya air di Stadion dan fasilitas bus yang disediakan bermasalah sehingga mengganggu tim tamu.
“Pertandingan GW2 tapi muncul menjelang GW6. Kalian amatiran emang tidak pantas duduk di komdis,” dilansir dari instagram @siorangdalam Kamis, (3/8/2023).
Setelah diumumkannya sanksi terhadap Borneo FC pun Nabil mengunggah keluh kesahnya terhadap Komdis PSSI yang telah memberikan sanksi pada pekan ke-6.
Dengan tidak tegasnya Komdis PSSI dalam memberikan sanksi kepada klub atauppun pemain, beranggapan akan merugikan Borneo FC.
Baca Juga: BRI Liga 1: Persib Bandung Harus Puas dengan Hasil Imbang Melawan Bali United di Laga Kandang
“Gak inget psis kena sanksi H-1 sebelum lawan borneo kah pak nabil,” kata salah satu netizen.
“Mana gak ada komisi banding lagi, masa hukuman ga boleh banding, bisa seenak jidat dong kalau jatuhin hukuman,” kata netizen lainnya.(*)