Viral Pengakuan Dokter Soal Jenazah ODGJ yang Dijual Buat Praktikum Mahasiswa Kedokteran

Sumarni

Senin, 09 Februari 2026 | 07:00 WIB
Viral Pengakuan Dokter Soal Jenazah ODGJ yang Dijual Buat Praktikum Mahasiswa Kedokteran
Viral Pengakuan Dokter tentang Jenazah ODGJ Dijual ke Fakultas Kedokteran. (YouTube/Raditya Dika)

Suara.com - Dunia maya baru-baru ini dikejutkan oleh pengakuan blak-blakan seorang praktisi medis, dr Gia Pratama saat bincang-bincang di kanal YouTube Raditya Dika.

Topik yang dibahas tergolong cukup sensitif namun edukatif, yakni mengenai asal-usul jenazah yang digunakan mahasiswa kedokteran untuk praktikum anatomi, atau yang secara medis dikenal sebagai cadaver.

Informasi ini mengungkap sisi lain dari dunia pendidikan kedokteran yang jarang diketahui publik.

Dalam penjelasannya, dr Gia mengungkapkan sebuah realitas mengenai bagaimana fakultas kedokteran di Indonesia mendapatkan bahan ajar biologis tersebut.

Dia menyebutkan salah satu sumber utamanya adalah jenazah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atau orang telantar yang meninggal di jalanan tanpa identitas.

Tangkap layar Dokter Gia Pratama dan Raditya Dika (YouTube/Raditya Dika)
Tangkap layar Dokter Gia Pratama dan Raditya Dika (YouTube/Raditya Dika)

Jika dalam kurun waktu dua Minggu tidak ada anggota keluarga yang menjemput atau mengklaim jenazah tersebut, maka pihak otoritas dapat menyerahkannya ke lembaga pendidikan.

Terkait proses distribusinya, dr Gia menyebutkan adanya mekanisme yang melibatkan biaya tertentu.

"Dikasih atau dilelang fakultas-fakultas kedokteran buat belajar mahasiswa," katanya.

Hal ini dilakukan karena setiap Fakultas Kedokteran (FK) di Indonesia yang jumlahnya kini hampir mencapai 50 institusi wajib memiliki cadaver sebagai sarana belajar mahasiswa.

baca juga

Meskipun terdengar kontroversial bagi orang awam, dr Gia menegaskan bahwa praktik ini memiliki payung hukum untuk tujuan ilmiah.

"Ada penjualan juga sih dijual memang itu kan buat bahan belajar ya Bang jadi akademis alasan akademis mah boleh," lanjutnya.

Proses pemanfaatan jenazah ini di laboratorium pun sangat intensif.

Jenazah-jenazah tersebut biasanya diawetkan dalam cairan kimia khusus. dr Gia menceritakan pengalamannya saat masih menjadi mahasiswa.

"Satu kolam formalin gitu gede isinya jenazah semua, kita ambil taruh di atas meja potong potong potong sampai nanti jadi tulang habis," ungkapnya.

Tujuan utama dari tindakan ini adalah agar mahasiswa memahami anatomi tubuh manusia secara nyata, mulai dari melihat bentuk katup jantung hingga pembuluh darah aorta, yang tidak bisa dipahami sepenuhnya hanya melalui buku teks.

Realitas ini terpaksa diambil karena di Indonesia sangat jarang ditemukan individu yang secara sukarela mendonorkan tubuhnya untuk kepentingan ilmu pengetahuan setelah meninggal dunia.

Kondisi ini membuat jenazah tanpa keluarga menjadi opsi terakhir yang paling memungkinkan secara legal untuk mendukung riset medis.

Bagi para calon dokter, pertemuan pertama dengan cadaver adalah momen yang sangat emosional. Ada perasaan yang bercampur aduk.

"Geli takut semua campur aduk itu perasaan tapi seiring berjalannya waktu oh gitu malah takjubnya luar biasa," bebernya.

Pada akhirnya, penggunaan jenazah ini bertujuan mulia agar dunia medis masa depan dapat lebih menghargai kompleksitas tubuh manusia.

Hal ini sejalan dengan pesan ibu dr Gia yang mendorongnya masuk kedokteran.

"Kamu kan mau jadi astronut demi untuk mengagumi ciptaan yang maha kuasa ada lagi ciptaan yang maha kuasa yang bisa kamu kagumi yaitu tubuh manusia. Akhir aku masuk ke kedokteran Bang," ungkapnya.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Dokter Kandungan Minta Ayah Azanin Bayi Padahal Kristen: Mukanya Kayak Guru Ngaji

Viral Dokter Kandungan Minta Ayah Azanin Bayi Padahal Kristen: Mukanya Kayak Guru Ngaji

Entertainment | Kamis, 05 Februari 2026 | 11:55 WIB

Viral Tagihan Listrik Cuma Rp15 Ribu per Bulan, Malah Bikin Ketar-ketir

Viral Tagihan Listrik Cuma Rp15 Ribu per Bulan, Malah Bikin Ketar-ketir

Entertainment | Rabu, 04 Februari 2026 | 09:00 WIB

Penghulu KUA Viral Pakai 3 Bahasa Lulusan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Muhammad Zidni Ilmi

Penghulu KUA Viral Pakai 3 Bahasa Lulusan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Muhammad Zidni Ilmi

Entertainment | Rabu, 04 Februari 2026 | 07:46 WIB

Tangkap Maling Mesin Kopi, Pemuda Aceh Justru Malah Dijadikan Tersangka Penganiayaan

Tangkap Maling Mesin Kopi, Pemuda Aceh Justru Malah Dijadikan Tersangka Penganiayaan

Entertainment | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:47 WIB

Viral! Detik-Detik Muazin Meninggal Dunia Usai Lantunkan Azan di Pangkalpinang

Viral! Detik-Detik Muazin Meninggal Dunia Usai Lantunkan Azan di Pangkalpinang

Entertainment | Selasa, 03 Februari 2026 | 12:24 WIB

Minta Maaf Level Dewa, Pemain Voli Yuji Nishida 'Berseluncur' Usai Servis Kena Staf

Minta Maaf Level Dewa, Pemain Voli Yuji Nishida 'Berseluncur' Usai Servis Kena Staf

Entertainment | Selasa, 03 Februari 2026 | 10:56 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×