Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan

Erick Tanjung

Senin, 09 Februari 2026 | 07:02 WIB
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
Ilustrasi wilayah di kaki Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Timur. [Antara/HO-Kantor SAR Mataram]
baca 10 detik
  • Tim gabungan bersihkan material longsor yang menutup jalur wisata Pusuk Sembalun.
  • Gubernur NTB instruksikan penguatan tebing permanen guna mencegah terjadinya longsor susulan.
  • Masyarakat diimbau waspada potensi bencana hidrometeorologi selama periode puncak musim hujan.

Suara.com - Dua unit alat berat dan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk membersihkan material tanah longsor yang menutup jalur wisata Pusuk Sembalun di lereng Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Minggu (9/2/2025). 

Proses evakuasi material ini melibatkan tim gabungan dari BPBD NTB, BPBD Kabupaten Lombok Timur, Balai Jalan Nasional (BJN), TNI/Polri, serta bantuan dari pihak kecamatan, aparat desa, dan masyarakat setempat.

Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sadimin, memastikan koordinasi lintas sektor telah dilakukan sejak awal kejadian agar akses jalan dapat segera dipulihkan.

“Hingga kini tim gabungan masih bekerja membersihkan material longsoran. Kami menargetkan pembukaan akses jalan rampung pada malam ini,” ujarnya.

Pembersihan jalur strategis ini dipantau langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yang turun ke lokasi untuk memberikan arahan kepada petugas di lapangan.

Gubernur Iqbal meminta BPBD NTB bersama Balai Jalan Nasional segera menyusun rencana jangka menengah guna mengurangi risiko longsor berulang, khususnya melalui penguatan tebing di titik-titik rawan.

“Ke depan perlu diusulkan penguatan tebing pada beberapa titik yang kondisinya kurang stabil, baik menggunakan konstruksi bronjong maupun tembok penahan yang disesuaikan dengan struktur tanah setempat,” tutur Iqbal.

Longsor tersebut terjadi pada Minggu siang sekitar pukul 13.00 Wita. Akibatnya, arus lalu lintas dari dan menuju kawasan Sembalun terputus total lantaran material tanah setebal 0,5 hingga 1,5 meter menutupi badan jalan sepanjang kurang lebih 10 meter.

BPBD NTB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat wilayah NTB kini memasuki puncak musim hujan.

baca juga

Potensi hujan berintensitas tinggi dapat memicu bencana hidrometeorologis seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Pemerintah daerah menargetkan sinergi cepat antara BJN, BPBD, Damkar, dan TNI-Polri dapat menormalkan kembali akses Pusuk-Sembalun malam ini demi kelancaran mobilitas warga dan aktivitas pariwisata. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol

Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:02 WIB

Mengenal Legenda Putri Mandalika di Balik Tradisi Bau Nyale 2026 di Lombok Tengah

Mengenal Legenda Putri Mandalika di Balik Tradisi Bau Nyale 2026 di Lombok Tengah

Your Say | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:15 WIB

Pakar Ungkap Penyebab Longsor Cisarua, Faktor Alam Jadi Pemicu Utama

Pakar Ungkap Penyebab Longsor Cisarua, Faktor Alam Jadi Pemicu Utama

Video | Minggu, 01 Februari 2026 | 18:00 WIB

Terkini

Transaksi BRI Ini Bisa Kasih Kamu Voucher Tokopedia Rp100 Ribu

Transaksi BRI Ini Bisa Kasih Kamu Voucher Tokopedia Rp100 Ribu

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:27 WIB

Rambut Rontok dan Ketombe? Ini 4 Rekomendasi Hair Tonic Ampuh Beserta Reviewnya!

Rambut Rontok dan Ketombe? Ini 4 Rekomendasi Hair Tonic Ampuh Beserta Reviewnya!

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:27 WIB

Delhi Diteror Geng Pemerkosa India, Korbannya Cewek 17 Tahun

Delhi Diteror Geng Pemerkosa India, Korbannya Cewek 17 Tahun

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:26 WIB

Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 15:23 WIB

Perjuangan PMI di Taiwan Kini Lebih Tenang Berkat Inovasi Finansial BRI

Perjuangan PMI di Taiwan Kini Lebih Tenang Berkat Inovasi Finansial BRI

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:22 WIB

UMKM Perempuan Mulai Berbenah, Buka Toko Online hingga Siapkan Strategi Pemasaran Digital

UMKM Perempuan Mulai Berbenah, Buka Toko Online hingga Siapkan Strategi Pemasaran Digital

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:22 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 15:20 WIB

RI Kuasai 80% Pasokan Rotan Global, Pemerintah Larang Ekspor Mentah lewat Hilirisasi

RI Kuasai 80% Pasokan Rotan Global, Pemerintah Larang Ekspor Mentah lewat Hilirisasi

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 15:20 WIB

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas Klaim Rumah Dinas

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas Klaim Rumah Dinas

Bogor | Kamis, 24 September 2026 | 15:19 WIB

Heboh Buku 'Memburu Muhammad', Polda Metro Jaya Turun Tangan Usut Dugaan Penistaan Agama

Heboh Buku 'Memburu Muhammad', Polda Metro Jaya Turun Tangan Usut Dugaan Penistaan Agama

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:17 WIB

×