Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Isu Saham PIPA Ubah Bisnis Jadi Perusahaan Migas, Ini Kata Manajemen

M Nurhadi

Senin, 09 Februari 2026 | 07:08 WIB
Isu Saham PIPA Ubah Bisnis Jadi Perusahaan Migas, Ini Kata Manajemen
PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA)

Suara.com - PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA), emiten yang sebelumnya dikenal sebagai produsen pipa PVC dan lem kabarnya bertransformasi menjadi perusahaan di sektor minyak dan gas bumi (Migas).

Perubahan haluan strategis ini terjadi setelah kendali perusahaan berpindah ke tangan pemilik baru, Morris Capital Indonesia.

Sebagai langkah awal transisi, PIPA telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 Januari 2026.

Pertemuan tersebut mengesahkan perombakan total pada struktur kepemimpinan perusahaan untuk menyesuaikan dengan visi baru di industri energi.

Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui pengunduran diri Imanuel Kevin Mayola dari posisi Direktur Utama. Jabatan tertinggi tersebut kini diamanatkan kepada Firrisky Ardi Nurtomo, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur di perusahaan tersebut.

Selain pergantian kursi kepemimpinan, PIPA kini tengah menggodok berbagai rencana aksi korporasi. Fokus utama manajemen baru adalah mencari instrumen pendanaan guna mendukung pembangunan infrastruktur logistik serta pabrik produksi (production plant) di sektor migas.

Sekadar pengingat, proses akuisisi oleh Morris Capital Indonesia dilakukan dalam dua tahap pada 6 dan 10 Oktober 2025.

Perusahaan investasi tersebut membeli saham PIPA dengan harga rata-rata pelaksanaan sebesar Rp10,60 per lembar saham.

Rekam Jejak dan Kontroversi Hukum: Dugaan "Goreng Saham"

baca juga

Meski kini tengah berupaya memperbaiki citra melalui transformasi bisnis, PIPA masih membawa beban persoalan hukum yang cukup serius.

Nama emiten ini sempat mencuat setelah Bareskrim Polri melakukan penyelidikan terkait dugaan manipulasi harga saham saat proses penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO).

Beberapa poin krusial dalam kasus hukum yang melibatkan PIPA antara lain:

  • Dugaan Manipulasi IPO: Bareskrim Polri mengendus adanya praktik tidak wajar dalam perdagangan saham PIPA. Pihak otoritas menduga adanya upaya sistematis untuk mendongkrak harga saham secara semu agar terlihat atraktif di mata investor publik.
  • Keterlibatan Pihak Sekuritas: Kasus ini turut menyeret PT Shinhan Sekuritas Indonesia yang bertindak sebagai penjamin emisi (underwriter) saat IPO berlangsung. Penyelidikan difokuskan pada peran sekuritas dalam menciptakan permintaan semu yang mengarah pada aktivitas "goreng saham".
  • Status Penyelidikan: Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami bukti-bukti terkait pelanggaran hukum pasar modal untuk menentukan pihak-pihak yang paling bertanggung jawab atas pergerakan harga saham yang tidak wajar tersebut.

Sebelum bertransformasi, PIPA dikenal luas sebagai manufaktur bahan bangunan yang memproduksi pipa PVC, fitting, serta bahan perekat.

Langkah Morris Capital membawa PIPA ke sektor migas dinilai sebagai upaya diversifikasi ekstrem untuk meningkatkan nilai perusahaan di mata pasar.

Namun, keberhasilan transformasi ini sangat bergantung pada kemampuan manajemen baru dalam menyelesaikan persoalan hukum di masa lalu serta transparansi dalam rencana pendanaan aset logistik migas yang tengah dipersiapkan.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI

Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 19:25 WIB

6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan

6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 16:33 WIB

Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing

Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:48 WIB

IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot

IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:50 WIB

Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran

Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:14 WIB

IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?

IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:48 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×