SUARA CIANJUR - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, telah membagikan pengalamannya dalam menghadapi situasi menantang saat final Piala AFF U-23 2023.
Shin Tae-yong secara taktis meminta Daffa Fasya, seorang kiper, untuk berganti jersey dan bermain sebagai outfield player.
Pelatih ini menjelaskan bahwa meskipun sulit, pengalaman ini memberikan pelajaran berharga untuk persiapan di ajang-ajang bergengsi berikutnya.
"Situasi seperti ini pasti sangat sulit dihadapi oleh siapapun pelatihnya. Tapi dari sini kita punya pengalaman, supaya lebih siap lagi untuk ajang-ajang bergengsi berikutnya," ungkap Shin Tae-yong dikutip Selasa (29/8/2023).
Dalam penjelasannya, Shin Tae-yong menyatakan, "Kami hanya memiliki beberapa pemain outfield, sekitar 14-15 pemain (selain kiper). Oleh karena itu, ketika pertandingan mendekati akhir waktu normal, saya juga harus mempertimbangkan kemungkinan perpanjangan waktu. Itu sebabnya, saya memutuskan untuk mengubah starting XI pada pertandingan tersebut."
"Kami hanya punya 5 pemain cadangan (selain kiper). Kita juga harus bersiap untuk kemungkinan pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu. Dalam situasi tersebut, kami masih memiliki satu pergantian pemain tambahan untuk pemain outfield," jelas Shin Tae-yong.
Pengalaman ini mengajarkan bahwa adaptabilitas dan strategi yang baik dalam situasi sulit sangatlah penting.
Shin Tae-yong dan timnya menghadapi tantangan nyata dalam memilih formasi dan taktik yang sesuai dengan situasi yang terbatas jumlah pemainnya.
Meskipun hasil mungkin tidak sesuai harapan, pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi Timnas Indonesia U-23 untuk meraih performa lebih baik di masa depan. (*)