Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut

Jum'at, 06 Februari 2026 | 20:59 WIB
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
Momen Presiden Prabowo Subianto dalam forum Dewan Perdamaian (board of peace) yang digagas Presiden AS Donald Trump (Instagram/presidenrepublikindonesia)
Baca 10 detik
  • Partai Golkar mendukung keputusan Presiden Prabowo bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza (BoP) sebagai politik luar negeri konstitusional.
  • Keputusan ini diambil secara matang oleh Presiden Prabowo untuk memastikan suara negara Muslim didengar dalam isu Palestina.
  • Indonesia di BoP berperan sebagai kekuatan penyeimbang, mengalir tanpa hanyut, demi keadilan sosial dan kemanusiaan.

Suara.com - Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) mendapat dukungan dari Partai Golkar.

Hal itu dinilai sebagai perwujudan nyata dari politik luar negeri Indonesia yang berlandaskan konstitusi dan prinsip bebas aktif yang dinamis.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Politik Luar Negeri, Idrus Marham, menegaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan yang sangat dalam sesuai arahan Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia.

Menurutnya, keterlibatan Indonesia di BoP Gaza bukanlah langkah reaktif, melainkan keputusan yang matang.

“Berkait dengan mengapa Indonesia menerima tawaran masuk ke dalam BoP, Bung Bahlil yakin Prabowo sudah masak berpikir. Ini keputusan matang, tidak reaktif!” ungkap Idrus kepada wartawan di Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Idrus menjelaskan bahwa membela kemerdekaan Palestina dan menyelesaikan krisis kemanusiaan di Gaza adalah mandat Pembukaan UUD 1945.

Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa diplomasi Indonesia tidak bersifat netral secara pasif, melainkan berpihak pada keadilan sosial dan perdamaian abadi.

“Politik luar negeri Indonesia itu bukan bersifat pasif dan netral. Dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 1999 sudah jelas, kita berpihak pada nilai-nilai konstitusi,” ujar Idrus.

Menanggapi kekhawatiran bahwa Indonesia akan terbawa arus kepentingan negara besar, Idrus menekankan filosofi “bebas aktif yang mengalir, tapi tidak hanyut”.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara

Menurutnya, Indonesia harus aktif di berbagai forum dunia sebagai mitra, bukan musuh, guna memengaruhi kebijakan global demi kepentingan nasional dan kemanusiaan.

“Bebas aktif itu bukan berarti kita tidak masuk ke mana-mana. Kita bisa masuk ke semua forum, semua kelompok. Prinsipnya mengalir, tapi tidak hanyut,” tegas Idrus.

Idrus menambahkan bahwa Presiden Prabowo memandang BoP sebagai ruang untuk memastikan suara negara-negara Muslim tetap terdengar dalam proses pengambilan keputusan terkait masa depan Palestina.

Ia menekankan bahwa posisi Indonesia adalah sebagai kekuatan penyeimbang agar keputusan tidak hanya didominasi satu pihak.

“Perhatikan bagaimana Presiden Prabowo meyakinkan bahwa keterlibatan ini merupakan komitmen kemanusiaan Indonesia secara lebih efektif dan langsung kepada masyarakat di Gaza. Bukan sekadar ikut arus,” tambahnya.

Lebih lanjut, Idrus menilai kehadiran Indonesia bersama negara-negara Muslim berpengaruh lainnya seperti Arab Saudi, Turki, Mesir, dan Qatar di dalam BoP akan memberikan dampak kualitatif dalam mengawal aspirasi kemerdekaan Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI