SUARA CIANJUR - Pemuda Aceh bernama Imam Masykur, diduga bukan satu-satunya korban dari anggota Paspampres Riswandi Manik.
Selain pemuda 25 tahun yang diculik, dianiaya, dan dibunuh, diduga ada korban lain. Hal itu sejurus dengan viralnya diduga para pelaku menganiaya penjaga toko.
Mukhsin Buchari, kerabat Imam Masykur, secara berani mengunggah video rekaman CCTV yang memperlihatkan diduga Riswandi Manik mengeroyok seorang penjaga toko.
Mukhsin memberi keterangan video pengeroyokan tersebut terjadi dua bulan lalu. Ia juga menulis bahwa terduga Riswandi Manik mengenakan topi hitam.
"Lokasi Bekasi, rekamann dua bulan lalu. Damanik (pelaku) menggunakan topi hitam. Pelaku orang yang sama, korban berbeda," tulis caption akun Instagram Mukhsin Buchari @ucinspiky, dikutip pada Selasa (29/8).
Berikut adalah poin-poin terkait kasus penganiayaan yang melibatkan terduga Riswandi Manik dan oknum TNI, serta keterkaitannya dengan kematian Imam Masykur:
1. Korban Penganiayaan Lain:
Selain Imam Masykur, terdapat korban lain yang juga menjadi korban penganiayaan oleh terduga Riswandi Manik dan kelompoknya.
Dalam video rekaman CCTV, terlihat Riswandi Manik dan kelompoknya diduga sedang mengeroyok seorang penjaga toko.
Baca Juga: Viral Penjual Tahu Bulat Berjualan di Perairan Saguling, Keliling Pakai Perahu
2. Video Rekaman CCTV:
Mukhsin Buchari, kerabat Imam Masykur, mengunggah video rekaman CCTV yang menunjukkan adegan penganiayaan terhadap penjaga toko.
Pengunggah video memberikan keterangan bahwa kejadian tersebut terjadi dua bulan sebelumnya di Bekasi.
Riswandi Manik, yang diduga menjadi pelaku, terlihat mengenakan topi hitam.
3. Tindakan Pelaku:
Riswandi Manik, yang mengenakan topi hitam dan berpura-pura sebagai pembeli, secara tiba-tiba mengeroyok penjaga toko. Dia juga berusaha untuk menahan korban.