9 Data Mencengangkan Paspampres Riswandi Manik, dari Bisnis Obat-obatan Terlarang, Tugas Mengawal Jokowi, Wapres, atau?

Suara Cianjur | Suara.com

Rabu, 30 Agustus 2023 | 10:30 WIB
9 Data Mencengangkan Paspampres Riswandi Manik, dari Bisnis Obat-obatan Terlarang, Tugas Mengawal Jokowi, Wapres, atau?
Kolase foto anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Praka Riswandi Manik (RM), dan proses pemakaman korban Imam Masykur.

SUARA CIANJUR - Publik bertanya-tanya tentang sosok oknum anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Praka Riswandi Manik (RM), diduga melakukan pembunuhan terhadap warga Aceh, Imam Masykur (25).

Seperti diketahui jika Riswandi Manik diduga terlibat dalam kasus penculikan, upaya pemerasan, dan pembunuhan terhadap Imam Masykur (25) yang bekerja di sebuah toko kosmetik di Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan.

Kemudian Praka Riswandi Manik (RM) yang merupakan anggota Paspampres, menjadi sorotan.

Apakah Praka Riswandi Manik mengawal Presiden Joko Widodo alias Jokowi atau Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Dalam dugaan kasus pembunuhan ini, Ridwan Manik diduga berbuat keji pada korbannya bersama dua rekannya yang juga anggota TNI AD.

Terkait dimana Praka Riswandi Manik bertugas, Komandan Paspampres Mayjen TNI Rafael Granada Baay menegaskan, jika Praka Riswandi Manik bukan pengawal Presiden maupun Wakil Presiden (Wapres).

Diketakannya jika Praka Riswandi Manik adalah anggota Paspampres dari Polisi Militer (PM). 

Praka Riswandi Manik bertugas mengurus motor patroli pengawalan (patwal) yang digunakan dalam pengawalan VVIP.

"Dia dari POM (Polisi Militer) urusan motor patwal," kata Rafael pada Senin (28/8/2023).

Saat ini Praka Riswandi Manik sudah ditahan oleh pihak militer untuk dilakukan pemeriksaan.

"Terduga (Praka Riswandi Manik) saat ini sudah ditahan di Pomdam Jaya untuk diambil keterangan dan kepentingan penyelidikan," katanya.

Berikut adalah rangkuman poin-poin penting dalam kasus yang melibatkan anggota pasukan keamanan tingkat tinggi dan penggunaan kekerasan yang serius terhadap korban, menyoroti pentingnya penegakan hukum dan keadilan:

1. Kasus Pembunuhan: 

Seorang oknum anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) bernama Praka Riswandi Manik (RM) diduga terlibat dalam pembunuhan seorang pemuda asal Aceh yang bekerja di sebuah toko kosmetik di Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan. Korban bernama Imam Masykur.

2. Identitas Korban dan Pelaku: 

Korban adalah Imam Masykur (25), sedangkan pelaku utama adalah Praka Riswandi Manik (RM). Praka RM melakukan aksi tersebut bersama dua rekannya yang juga merupakan anggota TNI AD.

3. Peran Praka RM dalam Paspampres: 

Meskipun Praka RM adalah anggota Paspampres, ia tidak memiliki tugas pengawalan terhadap Presiden atau Wakil Presiden. Ia adalah anggota Paspampres dari Polisi Militer (PM) yang bertugas mengurus motor patroli pengawalan (patwal) yang digunakan dalam pengawalan VVIP.

4. Penangkapan dan Proses Hukum: 

Praka RM dan dua rekannya ditahan oleh Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya) setelah dilakukan pelacakan melalui handphone korban yang telah dijual oleh Praka RM. Proses hukum akan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku jika terbukti bahwa anggota Paspampres tersebut melakukan tindak pidana.

5. Motif dan Kejadian: 

Motif pembunuhan tersebut diduga berkaitan dengan penjualan obat-obatan ilegal yang dilakukan oleh korban. 

Video penganiayaan terhadap korban juga tersebar di media sosial, menunjukkan bahwa korban dipukuli dengan kejam oleh pelaku.

Kolase foto anggota Paspampres, Riswandi Manik yang membunuh pemuda asal Aceh, Imam Masykur.
Kolase foto anggota Paspampres, Riswandi Manik yang membunuh pemuda asal Aceh, Imam Masykur. (sumber:)

6. Permintaan Uang Tebusan: 

Pelaku menyatakan diri sebagai polisi dan meminta uang tebusan sebesar Rp50 juta kepada keluarga korban. 

Namun, karena permintaan tebusan tersebut tidak dikabulkan, korban terus dipukuli, menyebabkan cedera serius pada tubuhnya.

7. Rekaman Video dan Penyebaran:

Video penganiayaan terhadap korban beredar di media sosial, menunjukkan rintihan kesakitan korban yang dipukuli. 

Dalam rekaman video tersebut, terlihat bahwa korban mengalami luka parah dan berdarah.

8. Kerjasama Penegak Hukum: 

Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya) bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dalam melacak handphone korban dan mengungkap kasus ini.

9. Pesan dari Komandan Paspampres: 

Komandan Paspampres, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, menyatakan bahwa proses hukum akan dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan memohon doa agar masalah ini dapat segera diselesaikan. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

9 Fakta Ini Terbongkar, Kakak Ipar Paspampres Riswandi Manik Disikat Polisi, Ini Perannya di Kasus Penculikan dan Pembunuhan Warga Aceh Imam Masykur

9 Fakta Ini Terbongkar, Kakak Ipar Paspampres Riswandi Manik Disikat Polisi, Ini Perannya di Kasus Penculikan dan Pembunuhan Warga Aceh Imam Masykur

| Rabu, 30 Agustus 2023 | 09:46 WIB

Heboh Penganiayaan yang Dilakukan Paspampres, Ternyata Segini Besaran Gaji, Heran! Kok Masih Peras Orang!

Heboh Penganiayaan yang Dilakukan Paspampres, Ternyata Segini Besaran Gaji, Heran! Kok Masih Peras Orang!

| Rabu, 30 Agustus 2023 | 09:15 WIB

8 Fakta Baru Kasus Paspampres Culik dan Bunuh Pemuda Aceh, Diduga Kuat Imam Masykur Bukan Korban Satu-satunya

8 Fakta Baru Kasus Paspampres Culik dan Bunuh Pemuda Aceh, Diduga Kuat Imam Masykur Bukan Korban Satu-satunya

| Rabu, 30 Agustus 2023 | 07:07 WIB

Terkini

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:21 WIB

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:15 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020

Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12 WIB

Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?

Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:05 WIB

Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030

Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:05 WIB

Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026

Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:05 WIB

Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru

Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru

Bali | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:04 WIB

Debut Jadi Eksekutif Produser, Irish Bella Pusing Urus Budget Film Horor Dosa

Debut Jadi Eksekutif Produser, Irish Bella Pusing Urus Budget Film Horor Dosa

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:00 WIB

Ketua DPRD Kepri Asyik Kendarai Moge Tanpa Helm, Auto Kena Sentil Warganet

Ketua DPRD Kepri Asyik Kendarai Moge Tanpa Helm, Auto Kena Sentil Warganet

Batam | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:59 WIB