SUARA CIANJUR - Menurut laman resmi Transfermarkt.co.id, skuad Timnas Indonesia, yang dikenal sebagai Garuda, memiliki nilai pasar yang mengesankan sebesar Rp 158,17 miliar.
Dalam kontras yang signifikan, nilai pasar skuad Brunei Darussalam hanya berkisar Rp 22,6 miliar.
Dengan kata lain, timnas Indonesia memiliki nilai pasar yang hampir tujuh kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan tim Brunei Darussalam.
Keunggulan finansial Timnas Indonesia tidak hanya terlihat dari nilai pasar tim secara keseluruhan, tetapi juga dari kehadiran pemain-pemain "abroad" (bermain di luar negeri) dalam skuad Garuda.
Beberapa pemain Indonesia yang bermain di luar negeri memiliki nilai pasar yang mencapai lebih dari 300 ribu Euro, setara dengan sekitar Rp 5 miliar.
Pemain-pemain seperti Sandy Walsh (Rp 34,76 miliar), Jordi Amat (Rp 15,64 miliar), Shayne Pattynama (Rp 10,43 miliar), Asnawi Mangkualam (Rp 5,65 miliar), Marselino Ferdinan, dan Saddil Ramdani (Rp 5,21 miliar) semuanya menunjukkan kontribusi besar terhadap nilai pasar Timnas Indonesia.
Perbedaan nilai pasar yang mencolok ini mungkin menjadi faktor penting dalam pertandingan melawan Brunei Darussalam.
Meskipun angka-angka tersebut tidak selalu mencerminkan hasil di lapangan, mereka memberikan gambaran tentang kedalaman dan kualitas skuad Timnas Indonesia. (*)