Deli - Malang nian nasib DAF (15). Sudah berbaik hati dan tanpa curiga menolong, malah dipukuli, diikat dan ditelanjangi lalu sepeda motornya dibawa kabur pelaku. Saat ini, polisi sudah memeriksa 3 orang saksi dan sudah mengidentifikasi pelaku.
Dikonfirmasi melalui telepon pada Jumat (3/6/2022) sianng, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Dikatakannya, ada tiga orang saksi yang sudah dimintai keterangan.
Dari ciri-ciri pelaku yang didapatkan, pihaknya sudah berhasil mengidentifikasi dan kini sedang dalam pengejaran. "Ciri-ciri udah bisa diidentifikasi, masih dalam pengejaran," katanya.
Kronologi kejadian itu, lanjut Hadi, berawal saat korban yang bekerja di tempat pencucian sepeda motor di Jalan Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka itu didatangi oleh pelaku yang meminta tolong agar diantarkan ke suatu tempat.
Korban yang mengetahui tempat yang dimaksud, tanpa menaruh curiga kemudian mengantarkannya menggunakan sepeda motor. Di tengah jalan, pelaku meminta agar korban memberhentikan sepeda motornya karena mau kencing.
Lokasinya di kebun kelapa sawit. Saat pelaku turun dari sepeda motor, tiba-tiba langsung memukuli korban. Tak cuma itu, pelaku juga menelanjangi dan mengikat korban lalu meninggalkannya di lokasi itu. Sementara sepeda motor korban dibawa kabur.
Sesaat kemudian, korban yang dalam kondisi telanjang, terikat dan terluka akibat pemukulan oleh pelaku ditolong oleh warga yang melihat korban. Kasus itu lalu dilaporkan ke polisi.
Polisi yang datang langsung mengamankan korban. "Korban ngaku pelakunya satu orang. Kini masih dalam penyelidikan, pelaku dalam pengejaran. Ciri-cirinya sudah diidentifikasi," katanya.