Deli.Suara.com - Sebuah konten YouTube yang sudah mendapatkan banyak penonton (viewers) atau subscriber kini bisa dijadikan jaminan pinjaman atau utang ke bank.
Hal ini sesuai dengan informasi disampaikan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly yang menjelaskan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif guna mendukung modal bagi para pelaku ekonomi kreatif.
Yasonna mengatakan, jika seseorang memiliki sertifikat kekayaan intelektual, berupa hak cipta baik lagu atau karya lain yang sudah diupload ke YouTube, sertifikatnya bisa dijadikan jaminan pinjaman bank.
"Kalau sudah jutaan viewers, itu sertifikatnya sudah mempunyai nilai jual. Kalau kita tiba-tiba membutuhkan uang kita bisa gadaikan di bank," katanya.
Menanggapi hal ini, Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, kebijakan ini sebuah langkah besar untuk seorang konten kreator bisa mendapakan pembiayaan perbankan.
"Ini kabar baik, namun bagi pembuat konten kreatif sebaiknya juga harus memahami syarat yang harus dipenuhi oleh calon debitur pada umumnya," kata Gunawan, Sabtu (13/7/2022).
Terpenting, salah satunya adalah si calon debitur tidak memiliki masalah hutang yang nunggak yang bisa saja membuat si content creator justru tidak bisa mendapatkan pembiayaan sekalipun sudah memiliki sertifikat.
"Bagi perbankan, ini merupakan model pembiayaan baru yang nantinya akan diadaptasi oleh dunia perbankan itu sendiri," katanya.
Gunawan menilai, model bisnis dari konten kreator ini yang tidak mudah untuk diadaptasi. Karena sangat bergantung kepada kreatifitas si konten kreator.
Baca Juga: Susunan Pemain PSIS Semarang vs RANS Nusantara FC: Wajib 3 Poin, Rang!
"Berbeda dengan industri rill selama ini yang bisa diperhitungkan penjualan serta segmentasi pasarnya. Dan saya yakin perbankan juga tidak hanya melihat kemampuan bisnis atau penghasilan dari si konten kreator itu sendiri," ungkapnya.
Oleh karena itu, Gunawan menyarankan bagi para konten kreator untuk kreatif dalam menciptakan sebuah karya.
"Terus berupaya untuk mempertahankan atau justru menambah followernya. Karena lewat itulah bisnis anda akan dinilai," ungkapnya.
"Sementara bagi perbankan segeralah beradaptasi, karena pada dasarnya banyak peluang bisnis yang bisa digarap dengan menggandeng para konten kreator," tukasnya.