Mengenal dan Mencicipi Cimpa, Kue Khas Karo

Deli

Sabtu, 03 September 2022 | 12:20 WIB
Mengenal dan Mencicipi Cimpa, Kue Khas Karo
cimpa unung unung karo (pemkabkaro.go.id)

Cimpa adalah kue basah khas Karo, Sumatera Utara. Camilan manis dan gurih ini umumnya disajikan setiap perayaan kerja tahun atau pesta tahunan di masing-masing desa di Karo ataupun penduduknya mayoritas suku Karo.

Namun, jika berkesempatan sedang berlibur ke Berastagi, Karo, kamu bisa membelinya di pajak di tempat berhawa sejuk tersebut.

Sesuai kebiasaan suku Karo, cimpa disajikan saat Merdang Merdem atau disebut pesta panen. Pada masa silam, cimpa ini biasanya dihidangkan pada saat hari keenam Merdang Merdem. Namun seiring perubahan zaman, Merdang Merdem dipersingkat dua hari dan pada hari pertama, makanan ini sudah bisa dihidangkan.

Selain Merdang Merdem, beberapa acara adat juga menyajikan cimpa seperti pernikahan, musyawarah atau disebut juga perpulungan, dan acara adat kematian. Tidak hanya pada saat acara adat, cimpa juga dapat disajikan sebagai camilan seperti cimpa matah dan gulame yang jarang dihidangkan pada saat acara adat suku Batak Karo.

Biasanya, para ibu-ibu dan anak gadis akan bergotong royong membuat cimpa dalam jumlah banyak. Karena setelah pesta selesai, cimpa dibagikan ke tamu undangan untuk dibawa pulang.

Ragam Jenis dan Cara Memasak Cimpa

Sebenarnya ada beberapa jenis cimpa. Namun, cimpa unung-unung lebih dikenal karena paling sering didapati. Selain cimpa unung-unung, dikenal lagi beberapa jenis cimpa yang lain seperti cimpa tuang yang dimasak dengan cara digoreng, cimpa matah yang hanya dicampur beberapa bahan tanpa perlu dimasak, cimpa bohan yang dimasak menggunakan bambu, dan cimpa gulame yang dibentuk seperti bubur. Semua bahan tersebut sama hanya saja cara penyajiannya berbeda.

Cimpa unung-unung sendiri terdiri dari beras ketan, gula merah, dan isi parutan kelapa. Selain mudah ditemukan, cara membuatnya pun cukup mudah dan hanya memerlukan sedikit bahan saja.

Untuk membuat Cimpa, kamu harus menyediakan 2 bahan yang terdiri dari bahan adonan untuk bagian luar dan bahan inti untuk bagian dalam cimpa.

baca juga

Untuk bahan adonan bagian luar sediakan :
1. 1/2 kg (sesuaikan dengan jumlah yang diinginkan) tepung ketan atau bisa diganti dengan ketan hitam
2. 240-400 ml santan
3. garam
4. daun singkut
5. minyak kelapa

Jika kamu sulit menemukan Daun singkut, dapat diganti dengan daun pisang. Tapi rasanya kemungkinan besar berbeda dengan cimpa Karo. Itu karena daun singkut juga mempengaruhi aroma dan rasa Cimpa Karo yang khas.

Untuk membuat Inti cimpa, kamu harus menyediakan beberapa bahan berikut :

1 buah kelapa agak muda, kupas, parut
1/2 kg gula merah yang diiris halus
2 sdm gula pasir
2 lembar daun pandan
1/2 sdt garam
100 ml air

Semua bahan di atas dapat kamu tambahkan jumlahnya, tergantung seberapa banyak cimpa yang ingin dibuat.

1. Pertama-tama buat dulu inti cimpa Panaskan air, lalu masukkan gula merah, gula pasir, daun pandan dan garam aduk hingga mendidih. Dengan api sedang, aduk-aduk terus hingga air gula mengental dan berbuih-buih.

2. Kalau sudah mengental masukkan kelapa parut lalu aduk terus hingga kelapa matang dan berbentuk gumpalan, jangan lupa cicipi rasa inti apakah sudah sesuai selera atau belum, dan pindahkan ke wadah agar dingin.

3. Setelah inti sudah selesai, waktunya membuat bagian luar cimpa. Pertama-tama campurkan tepung ketan, garam, dan tambahkan santan sedikit demi sedikit sembari diadon. Pastikan semua bahan tercampur Hingga adonan ketan cukup bagus untuk dibentuk.

4. Selanjutnya, masuk ke tahap pembungkusan. Pertama siapkan daun singkut yang sudah dibersihkan dan diolesi dengan minyak tipis. Ambil 2 sendok makan adonan ketan tadi lalu isi tengahnya dengan inti kelapa.

5. Selanjutnya , lipat dan bungkus seperti membuat kue lepet ataupun memanjang dengan mengikat di kedua sisi, pastikan tidak ada daun yang rusak atau berlubang saat membungkus Cimpa karena hasilnya bisa rusak saat dikukus. Lalu selesaikan semua adonan dengan cara ini.

6. Selanjutnya, kukus cimpa sekitar 30 menit dengan api sedang hingga matang. Apabila cimpa sudah matang dan daun sudah berubah bentuk, maka cimpa siap dinikmati.

Nah, bagi kamu yang penasaran untuk menjajal kue cimpa, boleh coba resepnya di atas. Namun, kalau lebih suka untuk mencicipi, boleh dicari ke emperan jajanan di pajak Berastagi, Karo. Selamat wisata kuliner!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prakiraan Cuaca Sumut Sabtu 3 September: Medan, Karo, Binjai Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca Sumut Sabtu 3 September: Medan, Karo, Binjai Diguyur Hujan

Deli | Sabtu, 03 September 2022 | 07:08 WIB

Prakiraan Cuaca Sumut Jumat 2 September: Malam Ini, Medan-Binjai Dilanda Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Sumut Jumat 2 September: Malam Ini, Medan-Binjai Dilanda Hujan Petir

Deli | Jum'at, 02 September 2022 | 09:18 WIB

Prakiraan Cuaca Sumut Kamis 1 September: Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang

Prakiraan Cuaca Sumut Kamis 1 September: Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang

Deli | Kamis, 01 September 2022 | 08:37 WIB

Terkini

Modus Dokumen Fiktif, Eks Pegawai Bank BJB Banten dan Rekannya Jadi Tersangka Korupsi Rp8,7 Miliar

Modus Dokumen Fiktif, Eks Pegawai Bank BJB Banten dan Rekannya Jadi Tersangka Korupsi Rp8,7 Miliar

Banten | Sabtu, 05 September 2026 | 09:50 WIB

5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui

5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 09:47 WIB

Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami

Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami

News | Sabtu, 05 September 2026 | 09:46 WIB

Kelebihan dan Kekurangan LG webOS Dibanding Google TV, Mana yang Lebih Bagus?

Kelebihan dan Kekurangan LG webOS Dibanding Google TV, Mana yang Lebih Bagus?

Tekno | Sabtu, 05 September 2026 | 09:46 WIB

Lontong Medan: Kuliner "Ramai" yang Bikin Rindu, Wajib Ada Mi!

Lontong Medan: Kuliner "Ramai" yang Bikin Rindu, Wajib Ada Mi!

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 09:30 WIB

Gunung Sinabung Siaga, 650 Warga Karo Mengungsi

Gunung Sinabung Siaga, 650 Warga Karo Mengungsi

Sumut | Sabtu, 05 September 2026 | 09:25 WIB

Karhutla Kembali Muncul di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Bengkalis

Karhutla Kembali Muncul di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Bengkalis

Riau | Sabtu, 05 September 2026 | 09:21 WIB

Di Tengah Birunya Kepulauan Seribu, Anak-Anak Menemukan Makna Kemerdekaan yang Berbeda

Di Tengah Birunya Kepulauan Seribu, Anak-Anak Menemukan Makna Kemerdekaan yang Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 09:18 WIB

Prabowo Perintahkan Penertiban Kawasan Hutan, Penegakan Hukum Harus Transparan

Prabowo Perintahkan Penertiban Kawasan Hutan, Penegakan Hukum Harus Transparan

News | Sabtu, 05 September 2026 | 09:13 WIB

615 Kebakaran Terjadi di Jateng hingga Agustus, Kelalaian Manusia Jadi Sorotan

615 Kebakaran Terjadi di Jateng hingga Agustus, Kelalaian Manusia Jadi Sorotan

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 09:12 WIB

×