Adian Napitupulu Soal SBY 'Turun Gunung' Pilpres 2024: Ini untuk Memperjuangkan Siapa? Anaknya

Deli | Suara.com

Rabu, 21 September 2022 | 10:52 WIB
Adian Napitupulu Soal SBY 'Turun Gunung' Pilpres 2024: Ini untuk Memperjuangkan Siapa? Anaknya
Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Deli.Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu memberikan komentar menohok terkait dengan pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY yang menegaskan bakal turun gunung jelang Pilpres 2024.

Adian mengatakan pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat yang menyebutkan kalau Pilpres 2024 dapat berjalan tidak jujur dan tidak adil, merupakan tuduhan yang serius.

"Itu tuduhan serius, mengetahui mendengar, ada tanda-tanda jadi itu bukan dugaan, ada informasi yang masuk sama dia, dan itu bukan dugaan," katanya seperti dilihat Suara Deli dari kanal YouTube TvOneNews dalam acara Catatan Demokrasi, Rabu (21/9/2022).

Adian lantas mempertanyakan apa maksud dan tujuan SBY melontarkan pernyataan itu, apakah untuk kepentingan negara atau keluarga.

"Apa maksudnya? Ini untuk memperjuangkan siapa, memperjuangkan anaknya, apakah itu tujuan dia," ketus Adian.

"Lalu untuk memastikan calonnnya tidak dua, sehingga anaknya punya peluang lebih besar untuk menjadi calon ketiga dari pasangan ketiga dan sebagainya. Dia harus bicara seperti itu, lalu pernyataannya sebenarnya untuk republik ini untuk rakyat atau untuk kepentingan keluarganya," sambungnya.

Terkait dengan tudingan itu, Adian juga meminta KPU dan DPR memberikan penjelasan kepada publik.

"Yang disampaikan SBY itu sangat-sangat serius, menurut saya ini waktunya KPU membantah itu, DPR membantah itu," katanya.

Lebih lanjut Adian menanggapi pernyataan SBY, membuat Pemilu yang harusnya menggembirakan menjadi menakutkan.

"Ini menurut saya, Pemilu menjadi sesuatu hal yang menggembirakan sudah dipaksa menjadi sesuatu yang  menakutkan pada saat ini dengan bayang-bayang tidak adil, tidak jujur dan sebagainya," ucapnya.

Sementara, Politisi Partai Demokrat, Jansen Sitindaon mengatakan SBY sama sekali tidak ada menyebut kata kecurangan dalam Pilpres 2024 nanti.

"Bisa tidak jujur dan tidak adil begitu  Terkait soal apa, tidak jujur dan tidak adil ini, pak SBY tadi mengatakan konon akan diatur dalam pemilihan presiden yang diinginkan mereka hanya dua pasangan calon Capres dan Cawapres," katanya.

"Kemudian pak SBY di akhir video tadi mengatakan kita 10 tahun dulu kita dua kali menyelenggarakan Pemilu, Demokrat tidak pernah melakukan kebatilan seperti itu," sambungnya.

Saat disinggung darimana SBY mendapat informasi adanya dugaan Pemilu sudah diseting hanya dua pasangan calon Presiden saja, Jansen menyampaikan dirinya saja sudah bisa merasakan situasi prakondisi tersebut.

"Saya saja politisi yang junior baru 14 tahun di politik merasakan adanya prakondisi menuju dua pasangan calon ini jadi partai-partai tidak berdaulat menentukan capres dan cawapresnya sendiri bahkan," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pamor AHY Naik, Perang Buzzer Dimulai "Jangan Ganggu Jokowi"

Pamor AHY Naik, Perang Buzzer Dimulai "Jangan Ganggu Jokowi"

| Rabu, 21 September 2022 | 10:10 WIB

Relawan Ganjar Beri Peringatan PDIP Jangan Sampai Salah Ambil Keputusan, Mengancam?

Relawan Ganjar Beri Peringatan PDIP Jangan Sampai Salah Ambil Keputusan, Mengancam?

News | Rabu, 21 September 2022 | 10:18 WIB

Wali Kota Depok Dianggap Emosional dan Tak Bijak Saat Dapat Kritik dari Sekjen PDI P

Wali Kota Depok Dianggap Emosional dan Tak Bijak Saat Dapat Kritik dari Sekjen PDI P

Bogor | Rabu, 21 September 2022 | 07:01 WIB

'Dewan Kolonel' Besutan Legislator PDIP untuk Pemenangan Puan di 2024

'Dewan Kolonel' Besutan Legislator PDIP untuk Pemenangan Puan di 2024

| Selasa, 20 September 2022 | 23:28 WIB

SBY Dipuji Netizen Saat Nyanyi Lagu "Kamu Gak Sendirian" Tipe-X: Jadi Teringat Bu Ani

SBY Dipuji Netizen Saat Nyanyi Lagu "Kamu Gak Sendirian" Tipe-X: Jadi Teringat Bu Ani

Sumsel | Rabu, 21 September 2022 | 06:50 WIB

Bentuk Dewan Kolonel, Trimedya: Demi Menjaga Trah Soekarno Di PDIP

Bentuk Dewan Kolonel, Trimedya: Demi Menjaga Trah Soekarno Di PDIP

| Selasa, 20 September 2022 | 22:20 WIB

Ketum Partai Demokrat AHY Digugat ke Pengadilan Negeri Bandung

Ketum Partai Demokrat AHY Digugat ke Pengadilan Negeri Bandung

Jabar | Selasa, 20 September 2022 | 22:15 WIB

Terkini

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tim Produksi Nobody Loves Kay Riset ke Rumah Kairi Atlet Esport: Semiskin Itu

Tim Produksi Nobody Loves Kay Riset ke Rumah Kairi Atlet Esport: Semiskin Itu

Entertainment | Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB

Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS

Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:57 WIB

Transfer DANA Rp50 Ribu Seret Anak Jadi Kurir Sabu dan Ekstasi di Musi Rawas

Transfer DANA Rp50 Ribu Seret Anak Jadi Kurir Sabu dan Ekstasi di Musi Rawas

Sumsel | Senin, 11 Mei 2026 | 19:56 WIB

Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?

Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:52 WIB

Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam

Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:46 WIB

Jam Tangan Casio AQ-240 Resmi Meluncur: Desain Vintage, Harga Bersahabat

Jam Tangan Casio AQ-240 Resmi Meluncur: Desain Vintage, Harga Bersahabat

Your Say | Senin, 11 Mei 2026 | 19:45 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Pelatih Hyundai Hillstate Blak-blakan Puji Megawati Hangestri Jelang V-League

Pelatih Hyundai Hillstate Blak-blakan Puji Megawati Hangestri Jelang V-League

Sport | Senin, 11 Mei 2026 | 19:40 WIB

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:37 WIB