PSSI Jatuhkan Sanksi Arema Tak Bisa Main di Kandang, Panpel dan SO Dilarang Seumur Hidup

Deli Suara.Com
Selasa, 04 Oktober 2022 | 16:31 WIB
PSSI Jatuhkan Sanksi Arema Tak Bisa Main di Kandang, Panpel dan SO Dilarang Seumur Hidup
Komdis PSSI memberikan sanksi pasca tragedi Kanjuruhan. (Istimewa)

Deli.Suara.com - Tim Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan klub Arema tidak bisa bermain di kandang sampai musim berakhir Liga 1, 2022/2023 dan denda Rp250 juta. 

"Selain itu, Arema FC tidak bisa bermain di kandang. Artinya, mereka akan bermain homebase di sisa pertandingan jauh dari Malang," terang Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing, kepada wartawan saat zoom meating, Selasa (4/10/2022).

Erwin menyebutkan, investigasi ini dilakukan pasca terjadinya tragedi tersebut. Komdis menemukan ada kekurangan dan kesalahan yang dilakukan oleh pihak panitia pelaksana antara pertandingam Arema melawan Persebaya, Sabtu kemarin. 

"Kami melihat panpel gagal mengantisipasi adanya lonjakan penonton yang terjadi. Hal ini dikarenakan kapasitas penonton stadion tidak bisa ditentukan karena bukan single seat," ucapnya.

Membludaknya itu, bisa dikatakan menjadi over kapasitas. Walaupun, pihak panpel kata Erwin meminta bantuan kepada polisi untuk menambah personel pengamanan.

"Ini bagian evaluasi kita, karena kursi penonton tidak single seat, jadi susah untuk mengetahui jumlah penonton yang sebenarnya di stadion," ucapnya.

Karena kecerobohan itu, Erwin sebut Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris maupun Koordinator Security Officer (SO) Arema Fc, Suko Sutrisno dihukum sangat berat dan tidak bisa bekerja di sepak bola profesional lagi.

"Mereka dihukum seumur hidup tidak boleh bekerja atau beraktifitas di dunia sepak bola profesional," ucap Erwin.

Terkait masalah sanksi yang menanti FIFA, masih kata Erwin pihaknya terus intensif berkomunikasi kepada federasi tertinggi sepak bola tersebut. Selain itu, PSSI masih menyerahkan tragedi berdarah ini 9kepada pihak pemerintah dan berwajib. 

Baca Juga: Sinopsis Preman Pensiun 6, Selasa 4 Oktober 2022: Bos Edi Cari Preman Bayaran Baru

"FIFA masih melihat keputusan yang dilakukan pemerintah dan aparat dalam mengusut tuntas kasus ini agar l cepat diselesaikan," ucapnya.

Erwin menambahkan, kedepan dimungkinkan mereka akan menambah personel steward (penganaman sipil) seperti statuta PSSI. Jadi, pihak kepolisian akan bertambah jumlah untuk dalam pengamanan. 

"Polisi menjadi pengamanan itu sudah ada di statuta PSSI. Mereka sudah memahami pengamanan di lapangan dalam pertandingan sepak bola," tambahnya

Reporter : Beni Nasution

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI