Antisipasi Whatsapp Down Lagi, Ini 6 Aplikasi Chatting Alternatif

Deli

Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:24 WIB
Antisipasi Whatsapp Down Lagi, Ini 6 Aplikasi Chatting Alternatif
aplikasi chatting. (stock.)

Deli.suara.com - Aplikasi bincang di bawah perusahaan Meta, Whatsapp mengalami down sore tadi. Di Indonesia, keluhan sudah membanjir di Twitter. Tampaknya, pengguna di berbagai negara juga terdampak karena cuitan tentang masalah WA down ini makin masif.

Masalah ini tentu membuat banyak pengguna merasa jengkel. Terutama saat membutuhkan kontak untuk urusan penting. Tenang saja, 6 aplikasi bincang ini bisa menjadi alternatif selain Whatsapp di ponsel kita.

Peristiwa ini sebenarnya bukan kali pertama dialami WA. Dilansir dari DownDetector  mencatat pada 2021, WhatsApp juga pernah mengalami masalah serupa.

Nah, berikut ini enam aplikasi yang bisa jadi pilihan pengganti, dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (25/10/2022).


1. Telegram

Telegram adalah aplikasi messaging berbasis cloud yang merupakan salah satu alternatif menarik dari WhatsApp. Telegram sendiri adalah aplikasi messaging yang disebut paling aman.

Pavel Durov, founder dan CEO Telegram, menyebut bahwa Telegram adalah aplikasi messaging yang aman. Dilindungi enkripsi, Telegram membuat berbagai informasi yang dibagi secara privat akan selalu bersifat privasi. 

Telegram sendiri dengan tegas menolak untuk memberi 'pintu belakang' akses informasi untuk agen intelejen dari para pengguna Telegram.

Fitur yang diunggulkan dari Telegram soal privasinya adalah 'end-to-end encryption yang membuat siapapun tak akan bisa mengakses sebuah pesan kecuali pengirim dan penerima. 

baca juga

Ini adalah fitur yang kini juga telah diusung WhatsApp. Selain itu ada secret chatroom, serta destructing messages.

Telegram sudah bisa digunakan di Android, iOS, Windows, MacOS, dan versi Web.

Fitur-fitur di dalamnya pun hampir serupa dengan WhatsApp, mulai dari mengirimkan pesan teks, foto, dan video serta panggilan audio dan video.

2. Signal

Signal telah bisa digunakan untuk perangkat Android, iPad dan iPhone, serta Windows. Ada sejumlah fitur keamanan pada platform ini, salah satunya adalah end-to-end encryption. Fitur yang sama juga bisa ditemukan di WhatsApp.

Selain itu Signal hanya meminta nomor ponsel pengguna saat pendaftaran dan tidak ada data pengguna lain yang diketahui.

3. LINE

LINE adalah salah satu aplikasi messaging populer yang memungkinkan Anda untuk berkirim tak cuma pesan, namun juga gambar, video, dan audio. 

Line sendiri memiliki keunggulan berupa pilihan stiker yang lucu, dompet digital Line Pay, agregator berita Line Today, video on demand Line TV, serta distribusi komik digital lewat Line Webtoon.

Tentu Line adalah alternatif terbaik dari WhatsApp, namun cakupan penggunanya tercatat lebih sedikit ketimbang WhatsApp. Hal ini wajar mengingat aplikasinya yang memakan memori cukup banyak dan juga tampilan yang jauh lebih menarik.

Platform ini sudah tersedia untuk iOS, Android, Windows, dan macOS.

4. BiP

Aplikasi tersebut sudah bisa diunduh baik di App Store, Google Play serta Huawei App Gallery. BiP memiliki fitur seperti pesan instan, dan panggilan suara serta video.

Pengguna BiP juga bisa melakukan berbagi foto, pesan suara dan lokasi. Aplikasi juga mengklaim aman dengan pesan antar perangkat dan server dienkripsi sesuai standar keamanan nasional, ungkapnya dalam keterangan di Google Play.

5. iMessage

Layanan pesan singkat ini dikembangkan oleh Apple, jadi hanya bisa digunakan untuk iPhone, iPad atau iPad touch. Dalam laman Support, Apple menjelaskan iMessage merupakan pesan teks, foto atau video yang dikirim ke perangkat Apple melalui Wifi atau jaringan data seluler.

Perusahaan mengklaim pesan yang dikirimkan selalu dienkripsi. Cara mengaktifkan atau menonaktifkan iMessage adalah dengan membuka Pengaturan lanjutkan dengan memilih menu Pesan.

6. WeChat

WeChat adalah aplikasi messaging besutan raksasa teknologi China Tencent yang rilis 2011 lalu. Percaya tidak percaya, bermodal digunakan oleh banyak sekali pengguna di China dan global, We Chat dulu adalah penguasa di industri messaging.

Sampai saat ini pun, pengguna aktif bulanannya lebih dari satu milyar pengguna dan termasuk yang terbesar di dunia.

WeChat diklaim oleh Tencent sebagai Super App. Hal ini dikarenakan aplikasi ini tak cuma bisa melakukan messaging saja, namun juga jejaring sosial, mobile payment, dan banyak lagi lainnya.

Satu hal menarik soal WeChat sebagai alternatif WhatsApp, adalah di China yang terjadi justru sebaliknya. WhatsApp sering jadi alternatif dari WeChat dengan digunakannya VPN karena di negeri tirai bambu tersebut tak ada Google Play.

Jadi, Anda bisa memasang WeChat barangkali WhatsApp kembali down dan mendapatkan layanan sama baiknya. [EB]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WhatsApp Down Ternyata Pernah Terjadi 5 Tahun Lalu, Bahkan Menimpa App Chatting Lainnya

WhatsApp Down Ternyata Pernah Terjadi 5 Tahun Lalu, Bahkan Menimpa App Chatting Lainnya

Deli | Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:12 WIB

Aplikasi Pesan Yang Dapat Digunakan Saat WhatsApp Down, Tak Kalah Menarik

Aplikasi Pesan Yang Dapat Digunakan Saat WhatsApp Down, Tak Kalah Menarik

Purwokerto | Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:08 WIB

WhatsApp Down Akibat Ulah Rusia?

WhatsApp Down Akibat Ulah Rusia?

Tekno | Selasa, 25 Oktober 2022 | 19:45 WIB

Terkini

Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo

Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan

Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli

Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura

Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:37 WIB

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:34 WIB

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:23 WIB

×