Deli.suara.com - Dito Mahendra, menjadi sorotan publik karena perseteruannya dengan artis kontroversial Nikita Mirzani.
Dito Mahendara melaporkan Nikita Mirzani ke Polisi atas dugaan pencermaran nama baik Selasa, 25 Oktober 2022.
Kasus perseteruan antara Dito Mahendra dan Nikita Mirzani bermula ketika unggahan Nikita memperlihatkan chat dari seorang netizen.
Netizen tersebut mengaku jika ia pernah bekerja dengan Dito Mahendra.
Chat tersebut berisi dugaan Dito tidak membayar hak kru setelah menyewa pesawat pribadi.
Dan puncak permasalahannya, Niki membuat surat terbuka kepada Dito untuk ia segera membayar biaya sewa pesawat tersebut.
Hal ini membuat Dito melaporkan Nikita dengan alas pencemaran nama baik, hingga Nikita Mirzani berhasil ditahan beberapa hari lalu.
Laporan tersebut terkait dengan pasal 27 Ayat (3) jo Pasal 45 Ayat (3) atau Pasal 36 jo Pasal 51 Ayat (2) Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE, dan atau pensitaan (fitnah) dengan tulisan sebagaimana Pasal 311 KUHP.
Netizen pun penasaran siapa sosok dari Dito Mahendra yang berhasil menahan Nikita Mirzani.
Baca Juga: Jadwal Liga Champions Live SCTV: Bayern Munich vs Inter Milan, Juventus vs PSG
Dito Mahendra memiliki hubungan khusus dengan penyanyi Indonesia, Nindy Ayunda. Kemudian kabar beredar, bahwa Dito adalah sosok pengusaha yang cukup sukses dan dari keluarga kaya raya.
Melansir dari laman Tribunjateng, sebuah percakapan tersebar antara Nindy dan ibunya.
Mereka mengatakan bahwa Dito adalah pemilik Taman Mini Indonesia dan juga cucu jendral
Namun setelah dikonfirmasi kepada Direktur Eksekutif TMII, I Gusti Puti Ngurah Sedana, hal itu tidaklah benar.
Taman Mini merupakan aset negara dan hanya dikelola oleh negara.
Informasi terkait Dito sendiri tak banyak beredar di masyarakat.
Dilansir dari sejumlah sumber, kakek Dito adalah Brigjen Sampurno yang merupakan orang kepercayaan Keluarga Cendana.
Kemudian Jenderal Sampurno juga pernah ditunjuk mengelolah TMII selama 18 tahun sebagai General Manager. [RT]