Baru-baru ini, berita menggemparkan beredar luas bahwa Swedia, yang dikenal sebagai negara dengan tingkat kesejahteraan tinggi, akan menjadi tuan rumah "Kejuaraan Seks Eropa."
The Times of India, salah satu surat kabar paling populer dan terpercaya di India, memuat berita ini dengan tajuk yang menarik perhatian.
Dalam laporannya, diklaim bahwa Swedia telah mengakui seks sebagai olahraga dan, untuk menentukan siapa yang terbaik, akan menyelenggarakan turnamen di mana para peserta akan melakukan pertemuan harian yang berlangsung hingga enam jam.
Namun, apakah klaim tersebut benar? Mari kita tinjau lebih dekat.
Pemeriksaan fakta
"Semua informasi ini salah," kata Anna Setzman, juru bicara Konfederasi Olahraga Swedia, dalam pernyataan tertulis dari Stockholm kepada DW.
"Saat ini, informasi palsu sedang disebarluaskan di beberapa media internasional tentang Swedia dan olahraga Swedia," tambahnya. "Ini semua dibantah dengan tegas."
Göteborgs-Posten, salah satu surat kabar berbahasa Swedia utama, melaporkan bahwa seorang pria Swedia bernama Dragan Bratic adalah dalang di balik semua kegaduhan ini.
Menurut surat kabar tersebut, Bratic memiliki beberapa klub striptis dan ingin seks diklasifikasikan sebagai olahraga.
Baca Juga: Baru Diikuti 15 Pemain, Latihan Timnas Indonesia Dipimpin Asisten Pelatih Jelang Lawan Palestina
Ia mengajukan aplikasi untuk menjadi anggota konfederasi pada bulan Januari tahun ini.
Konfederasi Olahraga Swedia mengonfirmasi kepada DW bahwa ada individu yang mengaku ada federasi seks dan mengajukan permohonan keanggotaan, namun permohonan tersebut ditolak pada bulan Mei.
"Konfederasi Olahraga Swedia telah memperhatikan fakta bahwa di beberapa bagian media internasional saat ini sedang disebarkan berita bahwa federasi seks telah menjadi anggota Konfederasi Olahraga Swedia," kata Setzman dalam pernyataan tersebut.
"Ini adalah informasi palsu dengan tujuan untuk mencemarkan olahraga Swedia dan Swedia."
Media terkemuka India lainnya mempublikasikan "detail" tentang cara berpartisipasi dalam acara tersebut, termasuk alamat email yang dikaitkan dengan "Federasi Seks Swedia."
Yang menarik, sebuah situs web dengan nama tersebut memang ada, tetapi itu mengarah ke situs web pornografi dengan URL yang berbeda yang saat ini menjalankan hitungan mundur untuk "turnamen" dan mengklaim bahwa acara tersebut akan disiarkan langsung.