Geger Biduan Cantik Pacitan Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap Dengan Banyak Pria, Bingung Bapaknya Yang Mana

Deli

Minggu, 11 Juni 2023 | 18:26 WIB
Geger Biduan Cantik Pacitan Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap Dengan Banyak Pria, Bingung Bapaknya Yang Mana
ILUSTRASI: Biduan cantik Pacitan buang bayi (Foto: Istimewa)

Enak sejenak, malu berkepanjangan, itulah yang kini dialami seorang perempuan muda bernama lengkap Hikmah Satwika Kuncoro Putri. Wanita cantik berambut lurus sebahu itu harus berurusan dengan anggota polisi Polres Pacitan, Jawa Timur.

Hikmah yang belakangan diketahui sebagai biduan dangdut cukup populer di daerahnya itu ditangkap karena dengan sengaja membuang bayi yang dilahirkannya. Penangkapan ini bermula dari temuan jasad bayi di perkebunan milik Suyatni di Jalan Kebondalem, Pacitan pada Kamis (4/5/2023) sekitar pukul 15.30 WIB.

Dari sejumlah informasi, Hikmah Kuncoro Putri adalah perempuan muda yang baru berumur 23 tahun. Ia disebut cukup populer di daerah Pacitan sebagai biduan cantik.

Kepada awak media, Kapolres Pacitan, AKBP Wildan Alberd membenarkan bahwa pelaku pembuangan bayi itu adalah perempuan bernama Hikmah Satwika Kuncoro Putri yang selama ini dikenal sebagai biduan sekaligus pemandu lagu di sebuah kafe di Yogyakarta.

Menurut Kapolres, di Pacitan, Hikmah dikenal sebagai artis penyanyi dangdut lokal. Dari identitasnya, pelaku tercatat sebagai warga RT02/02 Dusun Galit, Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan.

Mengutip tayangan TvOne News, Sabtu (10/6/2023), Wildan mengatakan, pelaku ditangkap di rumahnya pada Kamis (8/6/2023). Di mana yang bersangkutan mengakui telah membuang jasad bayi yang baru dilahirkannya.

Dia menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan polisi terhadap sejumlah barang bukti yang ditemukan bersama jasad bayi di dalam koper.

Selain jasad bayi, ditemukan bukti kaos lengan panjang berwarna hitam dengan tulisan 'Paguyuban Sido Rukun', satu potong kaos lengan panjang berwarna hitam dengan tulisan 'We Dream It We Prove It', dua potong kerudung berwarna putih, satu potong kerudung motif kotak-kotak hitam putih, satu buah koper berwarna merah muda, satu buah gunting, dan satu buah kantong plastik berwarna merah.

Semua barang bukti tersebut digunakan untuk membungkus jasad bayi yang dibuang. Nah, barang bukti itulah yang menjadi petunjuk polisi dalam penyelidikan lebih lanjut.

baca juga

Hingga akhirnya terungkap, pelaku adalah sosok perempuan bernama Hikmah Satwika Kuncoro Putri.

"Pelaku mengaku nekat membuang bayi tersebut karena malu atas hasil hubungan gelapnya dengan para pria hidung belang. Polisi juga masih melakukan pengembangan terhadap kemungkinan adanya tersangka yang lain," kata AKBP Wildan.

Dari informasi, pelaku melahirkan sendirian di kamar mandi rumahnya. Saat lahir, kondisi bayi masih hidup.

Oleh pelaku, bayi malang itu kemudian disimpan selama dua hari di kamarnya sebelum akhirnya dibuang menggunakan sepeda motor pada Rabu malam. Hingga kemudian bayi tersebut ditemukan oleh warga yang hendak merumput pada Kamis sore hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Fakta Biduan Dangdut di Pacitan Buang Jasad Bayi dalam Koper, Ini Motifnya

7 Fakta Biduan Dangdut di Pacitan Buang Jasad Bayi dalam Koper, Ini Motifnya

News | Sabtu, 10 Juni 2023 | 18:48 WIB

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Pacitan, Terasa hingga Kota Solo dan Sekitarnya

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Pacitan, Terasa hingga Kota Solo dan Sekitarnya

Surakarta | Kamis, 08 Juni 2023 | 00:20 WIB

BREAKING NEWS: Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Yogyakarta, Pusatnya di Wilayah Pacitan

BREAKING NEWS: Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Yogyakarta, Pusatnya di Wilayah Pacitan

Jogja | Kamis, 08 Juni 2023 | 00:19 WIB

Profil Edi Suwito: Kades di Pacitan Korupsi Dana Desa Buat Balik Modal Uang Kampanye

Profil Edi Suwito: Kades di Pacitan Korupsi Dana Desa Buat Balik Modal Uang Kampanye

News | Senin, 05 Juni 2023 | 15:50 WIB

Lagi! Bayi Dibuang di Bekasi, Warga Ungkap Ditemukan di Tempat Sampah Terbungkus Plastik

Lagi! Bayi Dibuang di Bekasi, Warga Ungkap Ditemukan di Tempat Sampah Terbungkus Plastik

Bekaci | Sabtu, 03 Juni 2023 | 21:15 WIB

Terkini

Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer

Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme

Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan

Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:03 WIB

Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga

Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya

Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:59 WIB

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:49 WIB

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:42 WIB

×