Sebuah pengakuan dari seorang wanita asal Inggris telah menghebohkan dunia pernikahan, khususnya bagi para suami yang fanatik sepak bola.
Wanita ini mengungkapkan bahwa dia berselingkuh karena suaminya terlalu terobsesi dengan tim sepak bola yang dia dukung.
Hal itu menyebabkan dirinya tidak mendapatkan perhatian yang layak dan mempengaruhi hubungan pernikahan mereka.
Selama musim sepak bola, suaminya bahkan mengatakan bahwa suasana hatinya tergantung pada kinerja tim favoritnya. Pengakuan ini dikutip dari Daily Star, Selasa (13/6/2023).
Wanita tersebut menyatakan bahwa suaminya yang terlalu terobsesi dengan sepak bola menyebabkan ketidakseimbangan dalam perhatian dan komunikasi dalam hubungan mereka.
Meskipun dia bukan penggemar olahraga tersebut, wanita itu menikmati momen-momen besar dalam pertandingan.
Namun, dia merasa frustrasi karena suaminya tidak dapat berkonsentrasi pada hal lain, termasuk hubungan mereka.
Dengan rasa jengah terhadap perilaku suaminya, wanita itu akhirnya memutuskan untuk berselingkuh karena dia yakin suaminya tidak akan menyadarinya.
Dia bergabung dengan IllicitEncounters, sebuah situs perselingkuhan terkemuka di Inggris, dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan emosional dan seksualnya.
Baca Juga: Rayakan Anniversary Ke-10 BTS, Spotify Sediakan Fitur My Top 5: BTS Song
Kini, wanita tersebut memiliki seorang kekasih yang sering dia temui saat pertandingan sepak bola berlangsung, dimana suaminya terlalu sibuk dengan permainan.
Wanita ini berbicara dengan lancar tentang hubungan gelapnya dan mengungkapkan bahwa kekasihnya tidak tertarik pada sepak bola.
Mereka memiliki minat yang berbeda, terutama dalam hal alam dan petualangan di luar ruangan.
Wanita tersebut bahkan menyebutkan bahwa mereka pernah melakukan kegiatan nakal bersama di hutan, dan dia tidak memiliki niat untuk menghentikan pertemuan tersebut.
Meskipun dia menikmati perhatian dari pria lain, wanita tersebut mengungkapkan bahwa dia tidak akan meninggalkan suaminya dalam waktu dekat.
Meskipun pernikahan mereka telah menghadapi kesengsaraan selama bertahun-tahun, wanita itu masih mempertanyakan apakah situasi akan berubah.
Mereka telah bersama selama 10 tahun, yang merupakan waktu yang signifikan untuk diabaikan, namun dia meragukan apakah kebahagiaan dapat dicapai dengan sepak bola terus menguasai kehidupan mereka.
Pengakuan ini telah menyorot masalah penting dalam hubungan pernikahan, yaitu pentingnya saling memberikan perhatian dan menjaga keseimbangan antara minat pribadi dan kehidupan bersama.
Pengalaman wanita ini menjadi peringatan bagi suami yang terlalu terobsesi dengan sepak bola untuk tidak mengabaikan perhatian dan kebutuhan istri mereka.