Timnas Indonesia mulai dikenal oleh publik Argentina berkat strategi dan taktik yang cemerlang yang diterapkan oleh pelatih Shin Tae-yong.
Hal ini diungkapkan oleh jurnalis TyC Sports asal Argentina, Gaston Edul, yang mengungkap absennya Lionel Messi dalam pertandingan FIFA Matchday di Jakarta pada 19 Juni yang lalu.
Gaston mengungkapkan hal ini dalam wawancara dengan Najwa Shihab yang diunggah di saluran YouTube milik jurnalis senior Indonesia tersebut pada Sabtu (24/6/2023).
Jurnalis tersebut menjelaskan bahwa Timnas Indonesia sudah dikenal di Argentina, terutama oleh tim nasional Argentina (La Albiceleste), berkat kehadiran Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong bukanlah pelatih biasa. Dia merupakan sosok yang memimpin Korea Selatan dalam kejutan mengalahkan Jerman pada Piala Dunia 2018.
“Di Argentina, kami tahu bahwa Timnas Indonesia punya formasi yang lebih baik, lebih bekerja keras, dan lebih tangguh berkat pelatih mereka, seorang pelatih asal Korea Selatan (Shin Tae-yong),” kata Gaston Edul dikutip pada Minggu (25/6/2023).
Keberadaan Shin Tae-yong pula yang disebut Gaston Edul membuat pelatih Argentina, Lionel Scaloni enggan menganggap remeh Timnas Indonesia.
Meski menduduki ranking 149 dunia, fakta di lapangan menunjukkan Timnas Indonesia lumayan mampu meredam ganasnya serangan para pemain Tim Tango meski pada akhirnya kalah 0-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
“Timnas Argentina mengakui dan menghormatinya. Karena menurut saya dia (Shin Tae-yong) memberi Indonesia strategi dan taktik yang tidak mereka miliki sebelumnya,” jelas Gaston Edul.
Baca Juga: 3 Aspek Penentu FIFA Pilih Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023 Menurut Erick Thohir
Timnas Indonesia yang terus dalam tekanan sepanjang 45 menit babak pertama, secara mengejutkan mampu memberikan beberapa ancaman ke pertahanan Argentina di babak kedua.
Dalam laga ini, Shin Tae-yong menerapkan formasi 3-5-2 untuk Timnas Indonesia. Trio lini belakang diisi Elkan Baggott, Jordi Amat dan Rizky Ridho.
Sementara lini tengah dipercayakan kepada Shyane Pattynama dan Asnawi Mangkualam sebagai wingback, dan Marc Klok, Marselino Ferdinan serta Ivar Jenner. Sedangkan lini depan diisi Rafael Struick dan Dimas Drajad.