Mantan menteri di era Gus Dur, Rizal Ramli menyemprot Presiden Joko Widodo terkait dinasti politik. Ini setelah ia mengomentari sampul majalah Tempo yang membahas tentang ekspansi politik dinasti Jokowi.
Dalam sampul berita itu, terlihat foto Presiden Jokowi yang disandingkan dengan kedua putra dan menantunya. Mereka adalah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Kaesang Pangarep dan Wali Kota Medan Bobby Nasution.
Melalui akun Twitternya, Rizal Ramli menyentil bahwa Jokowi tidak tahu malu. Pasalnya, orang nomor satu di Indonesia itu dinilai tidak pernah berjuang untuk demokrasi, tetapi kini malah membangun dinasti politik dan bisnis.
"Nggak tahu malu. Tidak pernah berjuang untuk demokrasi, tetapi ketika berkuasa merusak demokrasi dan membangun dinasti binis-politik," sindir Rizal Ramli dalam cuitannya pada Senin (3/7/2023).
Rizal Ramli lantas membangunkan Jokowi dengan raja-raja di masa lalu. Menurutnya, raja zaman dulu juga berkorban demi membentuk pemerintahan republik.
"Padahal dulu raja-raja berkorban untuk membentuk Republik. Eh .. ndak tahu diri, malah mau bikin kerajaan! Norak," lanjutnya.
Sontak kritikan yang dilayangkan Rizal Ramli itu menuai atensi panas dari warganet. Tak sedikit yang justru balas mengkritik Rizal Ramli, khususnya terkait sosoknya yang pernah dijadikan menteri oleh Jokowi.
"Kalau iri bilang bos," sahut warganet.
"Maap kalau salah, soalnya udah lama gak update. Tapi bukannya Anda menterinya?" tanya warganet.
"Tapi Anda juga pernah ditunjuk menterinya pak dan anda ambil posisi itu," tambah warganet.
"Sakit hati yang terlalu dalam wkwkwk," sindir warganet.
"Dari dulu juga udah ada satu keluarga nyalon, tapi kan gak pernah kepilih. To the point aja Kake tua ini iri yah," tulis warganet.
"Pak Norak, bapak ikut Pilkada dulu di daerah mana ajah lah, jangan cuma bisa koar koar di siang bolong," tulis warganet.
"Waduh, kalau bener Joko Widodo membangun dinasti politik bahaya ini. Bahaya buat para koruptor dan kawan-kawannya," bela warganet.
"Salahkan para pemilih pak, ini negara demokrasi, kalau gak suka jangan dipilih. Ini Pemilu bebas adil dan rahasia. Keluarga pak Jokowi tidak pernah memaksa dan memberi uang ke pemilih untuk memilih mereka," komentar warganet.