Anies Baswedan, bakal calon presiden atau capres 2024 Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KKP) mengucapkan doa dalam acara Apel Siaga Perubahan Partai NasDem yang digelar di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat pada Minggu (16/7/2023).
Dalam doa itu, Anies meminta agar pihaknya dilindungi dari segala macam kedengkian hingga kezaliman jelang bertarung di Pilpres 2024. Ia juga berharap kepada Tuhan agar dijauhkan dari sasaran fitnah, serta diberikan kesabaran.
"Ya Tuhan Yang Maha Perkasa dan Yang Maha Kuat, dalam perjalanan ke depan lindungi kami dari kedengkian dan kezaliman," doa Anies dalam pidatonya.
"Jangan engkau jadikan kami sasaran fitnah. Sibukanlah orang zalim dengan yang zalim lainnya. Selamatkan kami dari tipu daya dan kejahatan, limpahkanlah kesabaran kami dan teguhkan pendirian kami," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Anies juga mendoakan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Diketahui Surya Paloh memang tengah berulang tahun yang ke-72 pada Minggu (16/7/2023).
Anies dalam doanya berharap agar Surya Paloh terus menjalankan demokrasi demi memajukan bangsa Indonesia. Termasuk terus berkomitmen dalam memperjuangkan gerakan perubahan semakin diteguhkan.
"Ya Allah yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa, jadikanlah Surya Paloh dalam menjalankan dan menegakkan demokrasi memajukan negeri ini dicatat sebagai amal jariahnya yang tak akan pernah berhenti mengalir sepanjang usia negeri ini tegak bediri," harap Anies.
Anies juga mendoakan rakyat Indonesia agar bisa terbebas dari lilitan utang. Di antaranya utang kepada bank, utang kepada rentenir hingga pinjaman online atau pinjol. Ia secara khusus juga mendoakan aparatur sipil negara (ASN) agar bisa melepaskan kerumitan birokrasi.
Terakhir, Anies berdoa kepada aparat di Indonesia agar dihindarkan dari godaan korupsi hingga jebakan kriminalisasi.
Baca Juga: Deretan Galeri Foto Persis Solo vs Borneo FC: Laskar Sambernyawa Petik Kemenangan Perdana
"Berikan kepada aparat negeri ini keberlimpahan rizki yang halal serta kecukupan hati agar mereka terhindar dari godaaan korupsi dan jebakan kriminalisiasi," tandas Anies Baswedan.