Ki Rengga menjadikan Sundel Bolong sebagai anak angkatnya dengan menancapkan paku keramat ke kepalanya. Sundel Bolong kembali menjadi manusia.
Suatu hari, Bardo Ardiyanto, seorang pemburu, dan temannya Hari bertemu dengan Suketi, seorang wanita cantik yang menghentikan mereka dari berburu. Bardo dan Suketi saling jatuh cinta, dan Bardo berniat melamar Suketi.
Awalnya, Ki Rengga menolak lamaran tersebut, tetapi akhirnya menyetujuinya setelah mereka berdua memohon dengan tulus. Namun, pernikahan mereka harus dilangsungkan pada Malam Satu Suro di tengah Alas Roban, dengan kehadiran hanya Ki Rengga dan pasangan pengantin.
Beberapa tahun kemudian, Suketi dan Bardo hidup bahagia di Jakarta dengan dua anak mereka, Rio dan Preti. Namun, seorang pengusaha bernama Joni berniat menjatuhkan Bardo karena penolakan bisnisnya.
Joni mengetahui bahwa Suketi dulunya adalah Sundel Bolong dan bersekongkol dengan dukun bernama Mak Talo untuk mencabut paku keramat dari kepala Suketi. Suketi kembali menjadi Sundel Bolong, dan kehidupan bahagia keluarga mereka terganggu.
Situasi semakin rumit ketika Preti diculik oleh komplotan penjahat yang bekerja sama dengan Joni. Sayangnya, Preti akhirnya terbunuh dalam proses tersebut. Sundel Bolong Suketi yang marah membalas dendam dengan kejam kepada penjahat-penjahat tersebut.
Suketi yang sedih berencana untuk kembali ke keluarganya. Mereka berpisah dengan Suketi yang berkata bahwa arwahnya akan gentayangan sampai dendamnya terbalas.
Sundel Bolong Suketi kemudian menggali kuburan Preti dan membawanya pergi dalam sebuah peti mati.
Sundel Bolong Suketi mulai mengganggu masyarakat di sekitar kuburan tersebut dengan aksi seram namun lucu. Dia juga membunuh penjahat-penjahat yang telah menghancurkan keluarganya.
Akhirnya, Suketi berhasil membalas dendamnya dengan bantuan Bardo, Rio, Ki Rengga, dan masyarakat setempat. Suketi menghilang setelah memastikan bahwa cintanya dengan Bardo dan Rio akan abadi.
Dia meninggalkan pesan kepada Bardo untuk menjaga Rio dengan baik dan memastikan bahwa Rio menjadi orang yang berguna. Suketi menghilang dan kembali ke alam baka.