Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyambangi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di kediamannya Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Kamis (27/7/2023).
Puan menyambangi Cak Imin dengan didampingi Bambang Wuriyanto atau Bambang Pacul dan Said Abdullah. Mereka tiba pukul 12.44 WIB disambut Muhaimin beserta istri dan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid.
Puan dan Muhaimin lalu melakukan pertemuan secara tertutup dan belum diketahui apa yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Pertemuan tersebut merupakan yang kedua setelah mereka bertemu pada peringatan Hari Lahir ke-25 PKB di Stadion Manahan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (23/7).
Sebelumnya, Kamis pagi, Jazilul menyampaikan informasi bahwa Puan Maharani dan Muhaimin Iskandar akan mengadakan pertemuan di rumah dinas Muhaimin.
"Insyaallah jam 12.00 Mbak Puan dan Gus Imin makan siang sambil ngobrol politik," kata Jazilul.
Namun, Jazilul enggan memberikan bocoran soal agenda yang akan dibahas oleh keduanya.
Terkait pembahasan politik, Jazilul memperkirakan obrolannya seputar godaan dari Puan yang menyebutkan nama Muhaimin atau Cak Imin di lima besar bursa cawapres Ganjar.
"Agendanya mungkin saja ngobrolin pendalaman godaan Mbak Puan," ungkapnya.
Cak Imin Masuk 5 Besar Bacawapres Ganjar
Baca Juga: JRENGG! Tak Cuma Cak Imin, Puan Maharani Bakal Temui Airlangga Sore Ini
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyambut positif masuknya nama Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di dalam 5 nama kandidat calon wakil presiden Ganjar Pranowo.
Lima nama itu sebelumnya disebutkan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Puan menegaskan 5 nama itu merupakan pengerucutan dari sebelumnya terdapat 10 nama.
Menanggapi pernyataan Puan, Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid menganggap Puan tidak sekadar menjadi pemberi harapan palsu (PHP).
"Saya yakin pernyataan Mbak Puan bukan PHP, ini angin segar, kami hormati dan apresiasi," kata Jazilul kepada wartawan, Senin (24/7/2023).
Kendati menyambut positif, Jazilul menegaskan posisi PKB yang berada satu koalisi dengan Partai Gerindra di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
"Namun, Gus Imin sedang menuntaskan takdirnya bersama Pak Prabowo yang sudah menjalani kerjasama selama 11 bulan.