Belum lama ini, Assosiation Football Club melayangkan surat peringatan untuk Timnas Indonesia agar menahan Komang Teguh dan Titan Agung dari laga Piala Asia 2023. Hal itu berkaitan dengan masa hukuman yang dijalani kedua pemain tersebut.
Komang Teguh dan Titan Agung memang masih menjalani sanksi larangan bermain enam pertandingan buntut pertikaian mereka dengan Timnas Thailand di Sea Games 2023. Meski keduanya mendapatkan sanksi, Timnas Indonesia tetap memanggil mereka untuk berlaga di Piala Asia U-23.
Lantas siapa sosok Komang dan Titan, yang bahkan dalam masa hukumannya masih dipanggil untuk bermain di Piala AFF?
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini profil Komang Teguh dan Titan Agung.
Komang Teguh Trisnanda
Komang Teguh merupakan pemain yang saat ini membela Borneo FC selama musim 2022/2023. Pemain berusia 21 tahun ini kerap menempati posisi gelandang bertahan.
Karir sepakbolanya bermula ketika berusia 9 tahun dirinya masuk ke akademi SSB Bintan Bali Centre. Kemampuan mengolah bola mulai meningkat ketika dia bergabung bersama SSB Putra Tresna Denpasar di tahun 2016.
Komang sempat membawa Indonesia juara di laga Singa Cup U-12 dan menjadi salah satu pemain terbaik di laga yang digelar di Singapura itu. Dia mulai meningkatkan kemampuannya dengan menimba ilmu di SKO Ragunan tahun 2017, yakni akademi yang menjadi wadah bagi para talenta sepakbola.
Karirnya mulai meningkat seiring bergabungnya dia bersama Timnas Indonesia U-16 dan sukses membawa Indonesia menjadi juara grup Piala Asia 2017. Selama berseragam garuda hingga U-23 setidaknya 1 gol pernah dia torehkan. Tepatnya ketika laga semifinal menghadapi Vietnam.
Baca Juga: Sinopsis No More Bets, Film Terlaris di Cina yang Meraih Keuntungan Triliunan Rupiah
Titan Agung
Pemain bernomor punggung 18 ini juga mendapatkan hukuman usai menerjang Official Thailand saat laga final Sea Games 2023. Dia dikenai hukuman yang sama dengan Komang Teguh.
Pemain dengan nama lengkap Titan Agung Bagus Fawwazi merupakan pemain yang merumput di Bhayangkara FC. Dia mengawali karir sepakbola sejak tahun 2018, yakni ketika bergabung di akademi SSB AMS Yon Zipur.
Pada tahun 2017 dia sempat bergabung bersama Persema Malang dan berhasil membawa klub tersebut meraih juara 3 Piala Suratin U-17.
Titan ditarik oleh Arema FC pada tahun 2019 dan berhasil menjadi pemain termuda pemain Arema yang berhasil mencetak gol. Pemain berusia 22 tahun itu juga menyumbangkan 2 gol dari 8 kali penampilan.
Kiprahnya di kancah sepakbola semakin dikenal banyak orang sejak dia bergabung bersama Bhayangkara FC pada tahun 2020.
Kontributor: Ayuni Sarah