Nama pemain asing anyar Christian Rontini tampaknya tidak asing dengan Liga Super Malaysia yang pernah disinggahinya sebelum memutuskan memperkuat tim Liga 1 Indonesia, Persita Tangerang. Rontini sendiri pernah memperkuat Kelantan FC dan juga Penang FC.
Meski begitu, Rontini mengaku pernah mendapat ancaman pembunuhan saat bermain di Liga Super Malaysia, saat memperkuat Kelantan FC. Bagi Rontini pengalaman tersebut merupakan kali pertama yang dialaminya, setelah pernah merasakan atmosfer di Liga Italia dan Filipina.
"Saya belum pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Namun dalam dunia sepak bola kita tidak bisa memprediksinya, namun saya selalu berpikir positif dan menolak mengkhawatirkan hal-hal negatif," katanya seperti dikutip Harimau Malaya.
Namun berkat pengalamannya selama ini, Rontini mengaku lebih tenang menghadapi ancaman semacam itu.
"Kalau saya masih muda mungkin saya akan panik, tapi pengalaman saya selama bertahun-tahun membuat saya lebih tenang menghadapi situasi seperti ini."
Meski begitu, ia mengaku tidak pernah menyesal pernah memperkuat Kelantan FC Liga Super Malaysia meski hanya turun di beberapa pertandingan.
"Saya akan selalu bersyukur atas pengalaman saya di Kelantan dan saya tidak menyesal sama sekali karena itu adalah bagian dari hidup saya dan akan tetap bersama saya selamanya."
Christian Rontini diketahui pernah bergabung dengan skuad Penang FC pada Februari 2022 silam.
"Saya tinggal di sana selama tiga bulan yang merupakan pengalaman yang sangat sulit, sekaligus saya mendapatkan banyak pengalaman dan berhasil menebus kekecewaan saya ketika saya tidak tampil baik bersama Penang."
Baca Juga: Link Live Streaming Persita Tangerang vs PSS Sleman, Laga BRI Liga 1 Hari Ini
Kemudian dia hijrah ke Kelantan FC. Selama di Kelantan FC, ia hanya tampil di lima pertandingan.
"Kelantan memberi saya kesempatan untuk kembali beraksi dengan diberi tanggung jawab sebagai kapten," ujarnya.
Namun, ia mengaku senang selama berada di Kelantan. Akhirnya ketika berbagai permasalahan muncul di Penang FC, Rontini mendapat tawaran dari klub lain di Liga Indonesia, yakni Persita. Pun selanjutnya, ia memutuskan untuk pindah.