Sejumlah pemain sepak bola muslim kerap melakukan selebrasi sujud syukur usai mencetak gol ke gawang lawan. Namun selebrasi tersebut ternyata bisa dikategorikan haram, kok bisa?
Hal itu disampaikan seorang ustaz bernama Rizqi Asfianudin di akun TikTok pribadinya seperti dilihat deli.suara.com pada Selasa (26/7/2023).
"Bolehkah sujud setelah mencetak gol? awas ini bisa haram," kata dia.
Sujud syukur kebanyakan dilakukan manusia saat mendapatkan kabar gembira. Namun dalam konteks fiqih kata dia, sujud syukur memiliki sejumlah kententuan, di antaranya harus suci.
"Kalau ada orang yang mencetak gol dan diniatkan sebagai sujud syukur, ini bisa haram. Karena kalau dalam konteks fiqih sujud syukur itu punya ketentuan harus suci, harus wudhu, kemudian auratnya harus tertutup, menghadap kiblat, ada niatnya, ada takbiratul ihramnya," jelas dia.
Ustaz Rizqi kemudian beranggapan kebanyakan pemain bola yang melakukan selebrasi sujud syukur melanggar ketentuan.
"Kalau kita lihat sujud usai mencetak gol sujudnya kepenake dewek (seenaknya sendiri), tanpa wudhu, auratnya terbuka, tanpa ada takbiratul ihram, kalau itu diniati sebagai sujud syukur maka itu haram," jelas dia.
Dia lagi-lagi menjelaskan sujud syukur yang benar sesuai dengan konteks fiqih adalah dalam keadaan suci, membaca niat, menghadap kiblat, menutup aurat.
Meski demikian, ia menyarankan pada pemain bola yang kerap melakukan seleberasi tersebut jangan diniati sebagai sujud syukur. Jika hal itu dilakukan maka terhindar dari kategori haram tersebut.
Baca Juga: Saksi Kasus Korupsi BTS 4G Sebut Ada Aliran Uang Rp70 Miliar ke Anggota Komisi I DPR
"Kalau ada orang yang sujud kalau hanya sekedar mencari ketenangan, merendahkan diri, konteksnya jangan diniatkan sebagai ibadah maka tidak diharamkan," jelas dia.