Mia Khalifa juga kena dampak dari perang antara Hamas dan Israel di Palestina. Karena bintang film dewasa ini memberikan dukungannya kepada Palestina.
Diwartakan Suara.com, Mia Khalifa secara tegas memberikan dukungannya kepada Palestina secara terbuka melalui platform media sosial X.
Secara terang-terangan di akun X miliknya, bintang film dewasa ini mendukung masyarakat Palestina untuk bangkit dan merdeka dari Israel.
"Saya tidak percaya rezim apartheid Zionis dijatuhkan oleh pejuang gerilya yang mengenakan kemeja Gucci palsu - film biografi momen-momen ini lebih mencerminkan hal itu. Dapatkah seseorang tolong beritahu para pejuang kemerdekaan di Palestina untuk membalikkan ponsel mereka dan merekam secara horizontal," tulis Mia Khalifa.
Namun sayangnya, Mia Khalifa mendukung Palestina secara terbuka di media sosial ini malah berdampak buruk baginya.
Mia Khalifa diputus kontrak oleh majalah Playboy. Kerja sama keduanya terpaksa berakhir setelah seruan dukungan ke Palestina yang dilakukannya.
Tak hanya itu, Mia Khalifa juga mendapatkan kecaman karena serangan Hamas juga tidak jauh dari pembunuhan warga sipil.
Meski begitu, tak sedikit netizen lain yang mengapresiasi dukungan Mia Khalifa kepada Palestina di media sosial.
Profil Mia Khalifa
Baca Juga: Dampak Timnas Palestina Mundur dari Piala Merdeka 2023, Peserta Tinggal 3 Saja
Siapa sebenarnya Mia Khalifa yang selama ini dikenal sebagai bintang film dewasa namun memberikan dukungan kepada Palestina dibandingkan Israel?
Mia Khalifa atau Mia Calista adalah bintang film dewasa sekaligus model yang lahir di Beirut, Lebanon pada 10 Februari 1993.
Diketahui kalau wanita ini adalah keturunan Lebanon yang berpindah ke Amerika Serikat pada tahun 2000 silam.
Meski memulai karir sebagai bintang film dewasa dengan mengenakan hijab, Mia Khalifa diketahui terlahir di keluarga Katolik.
Namun, untuk agamanya saat ini tidak begitu diketahui karena Mia Khalifa tidak menerapkan ibadah ajaran Katolik lagi.
Mia Khalifa sendiri diketahui bersekolah SMA Northwest. Selain itu, Mia Khalifa merupakan lulusan University of Texas at El Paso dengan gelar Bachelor of Arts dalam Sejarah.