Analisis tersebut mengamati faktor-faktor seperti lama sewa, jenis bangunan, dukungan keuangan pemerintah yang tersedia bagi penyewa, keberadaan pemanas sentral, biaya perumahan, tunggakan pembayaran, kepadatan yang berlebihan dan ekspektasi untuk pindah sangat memengaruhi tingkat stres seseorang.
Informasi kesehatan lebih lanjut dikumpulkan dari 1.420 orang dalam survei BHPS, dan sampel darah diambil untuk analisis metilasi DNA.
Para peneliti menyimpulkan bahwa orang-orang yang mengontrak rumah ternyata mengalami penuaan dini yang lebih cepat.
“Kami menemukan bahwa tinggal di rumah kontrakan pribadi berhubungan dengan penuaan biologis yang lebih cepat," bunyi penelitian tersebut.
“Yang penting, dampak sewa swasta lebih besar dibandingkan dampak menjadi pengangguran atau mantan perokok vs tidak pernah merokok," tambah mereka.
Bukan hanya itu, mereka yang mengalami gagal bayar (baik perumahan atau kontrak rumah) disebut juga mengalami penuaan dini. Selain dua hal tersebut, aspek lain yang bikin penuaan dini adalah polusi dan lingkungan
“Ketika kami memasukkan keadaan historis perumahan dalam analisis, kami menemukan bahwa tunggakan perumahan yang berulang dan paparan terhadap polusi/masalah lingkungan juga dikaitkan dengan penuaan biologis yang lebih cepat.”
Kontributor : Damai Lestari