Shayne Pattynama dan Pratama Arhan sama-sama bersaing untuk mendapatkan posisi bek kiri Timnas Indonesia bentukan pelatih Shin Tae-yong. Perbandingan Shayne Pattynama dengan Pratama Arhan pun ramai jadi perbincangan.
Tak heran jika keduanya sering dibanding-bandingkan, siapa bek kiri terbaik yang dimiliki Timnas Indonesia saat ini. Shayne Pattynama atau Pratama Arhan?
Kehadiran keduanya sering menuai pro kontra yang memperdebatkan siapa yang lebih berkualitas untuk menempati posisi bek kiri Skuad Garuda.
Shayne Pattynama merupakan pemain naturalisasi yang berpengalaman di Eropa, sedangkan Pratama Arhan pemain aboard yang bermain di Jepang.
Lalu bagaimana penampilan keduanya dalam dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kemarin, Timnas Indonesia melawan Brunei Darussalam.
Sebagai diketahui, suami Azizah Salsha dipilih Shin Tae-yong sebagai starter. Ia diturunkan sejak kick off laga tersebut.
Namun pada babak kedua pada menit ke 73 usai gol Dimas Drajat, Pratama Arhan digantikan oleh Shayne Pattynama.
Sedangkan pada leg kedua yang berlangsung di Brunei Darussalam, Shayne Pattynama yang dipilih sebagai starter Timnas Indonesia.
Kemudian di babak kedua menit 75, pemain naturalisasi tersebut digantikan oleh Pratama Arhan untuk menempati posisi bek kiri.
Namun dalam laga 17 Oktober 2023 tersebut, permainan Shayne Pattynama sukses merebut perhatian publik dan menuai banyak pujian.
Sehingga perbandingan Shayne Pattynama dengan Pratama Arhan pun ramai hingga memicu pro kontra siapa bek kiri terbaik.
Keramaian tersebut juga dipicu oleh postingan akun Instagram resmi Timnas Indonesia, @timnas.indonesia.
"Timnas Indonesia berhasil mencetak tiga gol ke gawang Brunei Darussalam di babak pertama (emoji garuda) Pendapatmu, Sobat Garuda?," tulis akun @timnas.indonesia.
Tentu saja unggahan tersebut ramai dibanjiri pujian atas permainan apik dan kontribusi Shayne Pattynama kepada Timnas Indonesia.
Namun tak sedikit juga penggemar Pratama Arhan memberikan pembelaannya kepada sosok pemain Tokyo Verdy tersebut.
"Shane benar-benar Beda mainnya dengan Arhan, Shane lebih taktis lebih bagus, crosingnya pun keren tidak sembarang," tulis netizen.
"beda kelas bro yang satu camat liga 2 Jepang yang satunya pemain reguler liga Norway," timpal lainnya.
"Mantap Shayne berkelas, mampu membongkar pertahanan lawan, umpan & operan akurat, tekel pun bersih," komentar lainnya.
Meski banyak pujian, netizen juga menyinggung soal kemampuan Shayne Pattynama dalam mengkonversi peluang jadi gol ke gawang Brunei Darussalam.
"Padahal Shayne mainnya bagus bagnet hampir aja ada peluang 3x ngegolin juga," ungkap netizen.
"Tapi beberapa kali ngelakuin kesalahan juga sama persis yang dibilang komentator, mau ngegolin juga ga gol-gol padahal kesempatan di depan mata," sambung lainnya.
"Arhan ga keliatan main rasanya," komentar lainnya.
"Awas digeruduk oleh fans sejatinya dia bro. Gue aja disebut tuh, kata mereka hari ini Shayne ga bagus mainnya. Padahal umpan Shayne aja banyak terukur dan efektif tanpa menyusahkan rekannya sendiri," bela netizen.