SUARA DENPASAR – Sang pencipta lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet membuat lagu itu sebetulnya taka da niatan untuk melecehkan nama Joko Tingkir. Hal itu dia sampaikan saat memohon maaf atas lirik lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet yang sedang hits ini.
“Saya mohon maaf, tidak ada niatan saya untuk melecehkan nama beliau (Joko Tingkir),” kata sang pencipta lagu.
Pencipta lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet itu pun melanjutkan, dia mengakui membuat lirik dengan itu karena tidak tahu dan kurang paham di balik sosok nama besar Joko Tingkir. Diketahui, Joko Tingkir adalah nama lain dari Mas Karebet atau Adiwijaya, sultan pertama Kerajaan Pajang di Jawa.
“Tolong dimaafkan karena tidaktahuan saya tentang Joko Tingkir. Dan saya juga mohon maaf sebesar-besarnya,” kata sang ayah dari channel Tama Halu 008 ini.
Dia kembali menegaskan bahwa pembuatan lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet dalam bentuk parikan Jawa ini tidak ada niatan untuk melecehkan nama Joko Tingkir yang juga seorang ulama. Diketahui, saat mudanya, Joko Tingkir juga banyak berguru ke sejumlah ulama. Termasuk adalah berguru kepada Sunan Kalijaga.
“Pada dasarnya tidak ada niatan melecehkan nama besar beliau (Joko Tingkir). Itu karena ketidaktahuan dan kekurangpahaman saya. Mohon maaf sebesar-besarnya,” jelasnya seraya berharap video permohonan maaf ini bisa diterima.
Permohonan dari pencipta lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet ini disampaikan melalui channel Youtube Tama Halu 008 pada 19 Agustus 2022 dini hari. Video permohonan maaf dari pencipta Joko Tingkir Ngombe Dawet ini berdurasi 3 menit 21 detik.
Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet ini sedang viral. Banyak penyanyii meng-cover lagu ini. Bahkan, channel Youtube Aneka Safari Records mengunggah cover lagu ini dengan penyanyi Yeni Inka fet Farel Prayoga. Penontonya sudah tembus 30 juta.
Dalam channel Tama Halu 008 sendiri sang ayah gemar membuat parikan (pantun Jawa) kemudian dijadikan lirik lagu dengan iringan gitar. Lagu ini dinyanyikan sang ayah dan kedua anaknya, Tama dan Halu. Yang menarik, dalam menyanyikan parikan ini, ada selingan parodi antara sang ayah dengan kedua anaknya.
Baca Juga: Akhirnya Terungkap, Pencipta Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet Minta Maaf
Lebih menarik lagi, sering kali sang ayah dan kedua anaknya ini menertawakan diri tentang kondisi sang ayah yang seorang duda. Konon, sang ayah dua kali menikah, namun ditinggal istrinya.
Istri pertamanya menjadi TKW, dan meminta pegat (cerai) setelah di luar negeri. Akhirnya sang ayah menikah lagi, juga bercerai dengan istri keduanya. Kini, sang ayah merawat kedua anak yang beda ibu itu.
Sayang, di tengah hits-nya lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet ternyata menjadi kontroversial setelah sejumlah ulama memprotes penggunaan nama Joko Tingkir dalam lirik tersebut. Para ulama menangkap kesan nama Joko Tingkir diparodikan, sesuatu yang dianggap tidak pantas. (*)