Sosok Eks Kadiv Propam dan Wakapolri Oegroseno, Beri Pandangan Kenapa Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan

Suara Denpasar

Sabtu, 03 September 2022 | 09:43 WIB
Sosok Eks Kadiv Propam dan Wakapolri Oegroseno, Beri Pandangan Kenapa Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan
Sosok Eks Kadiv Propam dan Wakapolri Oegroseno, Ungkap alasan Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan (suara.com)


Suara Denpasar - Puri Candawathi jadi pembahasan publik lantaan istri dari Ferdy Sambo ini tidak dilakukan penahanan.

Komjen Pol (Purn) Oegroseno yang pernah menjabat sebagai Kadiv Propam Polri 2009-2010 memiliki pandangan tersendiri kenapa Putri layak untuk tidak ditahan.

Oegroseno yang juga pernah menjabat sebagai Wakapolri ini menganggap peran Putri belum terlihat jelas dalam kasus ini.

Dia memberikan pengandaian soal peran istri Ferdy Sambo saat kejadian pembunuhan berlangsung tersebut.

Kepada Hellena Souisa dari ABC Indonesia seperti dilansir dari Suara.com, Oegroseno menuturkan apa pendapatnya terkait kasus ini.

Dari sikapnya yang mempertanyakan sikap Polri tidak memberikan akses pengacara Bigadir J saat rekonstruksi yang menurutnya itu adalah keputusan yang kuang tepat dari Polri.

Sampai soal istri dari Ferdy Sambo yang tidak ditahan, yang menurutnya itu langkah yang sudah tepat.

Dia juga menyoroti keputusan Polri yang dianggapnya terburu-buru melakukan rekonstruksi.

Soal Putri Candrawathi yang tidak ditahan?

"Ini kalau [menurut] saya lho ya. Soal Putri, kalau saya tidak perlu ditahan dulu. Karena peran dia belum dibuka. Misalnya begini, saya melakukan percobaan pembunuhan atau pembunuhan terhadap seseorang, lalu [saat itu] istri saya ada. Nah, istri ini ada di sana karena ketakutan pada suami kan bisa saja," katanya.

"Pelibatan Putri ini sejauh mana? Ini belum dibuka. Kalau disebut tersangka, perannya sebagai apa? Membantu? Perlu ditinjau dahulu," jelasnya.

Mungkin penetapan Putri sebagai tersangka juga karena tekanan publik?

"Saya tidak melihat seperti itu. Tapi katakanlah ada desakan publik, polisi jangan sampai takut sama desakan publik ya. Bekerja secara profesional saja, karena pertanggungjawabannya nanti kan di muka pengadilan," ungkapnya.

Sosok Oegroseno

Sosok Oegroseno selama ini dikenal sebagai perwira tinggi yang berani.

Saat menjabat sebagai Kadiv Propam tahun 2009-2010, Jenderal lulusan akademisi polisi tahun 1978 ini menangani beberapa kasus besar, di antaranya kasus Cicak vs Buaya.

Kasus ini adalah perseteruan Polri dan KPK tahun 2009 yang menyeret nama Kabareskrim saat itu, Komjen Pol Susno Duadji.

Sesaat setelah kasus Cicak vs Buaya, Oegroseno dipindahkan dari Divisi Propam menjadi Kapolda Sumatera Utara.

Walau posisi Kapolda Sumut dianggap prestisius, mutasi ini disebut-sebut untuk meredam sikap kerasnya dalam menangani kasus, misalnya penganiayaan di Gedung Artha Graha dan sikapnya atas penanganan kasus Susno Duadji. *

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragis Karier Kompol Chuck Putranto, Anak Jenderal Polisi yang Dipecat Gara-gara Ikut Geng Sambo

Tragis Karier Kompol Chuck Putranto, Anak Jenderal Polisi yang Dipecat Gara-gara Ikut Geng Sambo

Denpasar | Jum'at, 02 September 2022 | 20:33 WIB

Gara-gara Ferdy Sambo, 28 Polisi Terancam Pecat Sepeti Kompol Chuk Putranto ?

Gara-gara Ferdy Sambo, 28 Polisi Terancam Pecat Sepeti Kompol Chuk Putranto ?

Denpasar | Sabtu, 03 September 2022 | 07:57 WIB

Terkini

Bawang Putih Jarang Tumbuh di Dataran Rendah, PTPN I Pilih Gunung Mas Puncak untuk Trial

Bawang Putih Jarang Tumbuh di Dataran Rendah, PTPN I Pilih Gunung Mas Puncak untuk Trial

Jabar | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:39 WIB

Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan

Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:38 WIB

3 Serum Wardah untuk Flek Hitam, Ada Klaim Kurangi Dark Spot dalam Seminggu

3 Serum Wardah untuk Flek Hitam, Ada Klaim Kurangi Dark Spot dalam Seminggu

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:35 WIB

Kota Bandung Ramai Demo Mahasiswa, Muhammad Farhan: Saya Yakin Suara Mereka Didengar

Kota Bandung Ramai Demo Mahasiswa, Muhammad Farhan: Saya Yakin Suara Mereka Didengar

Jabar | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:32 WIB

Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta

Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:28 WIB

Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas

Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas

Kaltim | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:23 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Cari TWS Premium Layar AMOLED? Simak Fitur Menarik Soundcore Liberty 5 Pro Max

Cari TWS Premium Layar AMOLED? Simak Fitur Menarik Soundcore Liberty 5 Pro Max

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Cakaran di Pohon Jengkol: Benarkah Beruang Mulai Masuk ke Perkebunan Warga Tanggamus?

Cakaran di Pohon Jengkol: Benarkah Beruang Mulai Masuk ke Perkebunan Warga Tanggamus?

Lampung | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:06 WIB