Sosok Brigjen Tri Utoyo, Ayah Kompol Chuck Putranto, Anak Buah Gories Mere di BNN, Punya Menantu Kapolres

Suara Denpasar

Sabtu, 03 September 2022 | 10:21 WIB
Sosok Brigjen Tri Utoyo, Ayah Kompol Chuck Putranto, Anak Buah Gories Mere di BNN, Punya Menantu Kapolres
Foto kolase, Brigjen Tri Utoyo (kiri) dan Kompol Chuck Putranto, anak keduanya. Kompol Chuck Putranto dipecat dari kepolisian karena obstruction of justice mengikuti perintah Ferdy Sambo. (Facebook)

SUARA DENPASAR – Nama Kompol Chuck Putranto tiba-tiba ramai di Idonesia. Ini tak lain karena dia baru saja diputus pecat atau pemberhentian tidak dengan hormat dalam sidang kode etik Polri, Jumat (2/9/2022). Ternyata dia adalah anak dari Brigjen Tri Utoyo. Brigjen Tri Utoyo pernah bertugas di BNN, yang saat itu dikepalai Gories Mere   

Berangkat dari Akpol, Kompol Chuck Putranto mestinya punya masa depan cerah, paling tidak menyamai bahkan bisa menyalip sang ayah, Tri Utoyo, yang merupakan purnawirawan Polri dengan pangkat terakhir brigadir jenderal (brigjen).

Namun, karena ulahnya mengikuti perintah Irjen Pol Ferdy Sambo turut merintangi proses penyidikan atau obstruction of justice, Kompol Chuck Putranto terancam tamat dari kepolisian. Itu bila permohonan banding atas putusan pecat itu ditolak.

Jabatan yang pernah dipegang Kompol Chuck Putranto adalah Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri. Jadi bawahan Ferdy Sambo di Divisi Propam Polri. Setelah itu dia dicopot dari jabatannya, digeser ke Pelayanan Markas (Yanma) Polri, kemudian ditahan di tempat khusus (Patsus). 

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Kompol Chuck Putranto mendapat dua sanksi, yakni sanksi etika dan sanksi administrasi.

"Sanksi administrasi penempatan di tempat khusus selama 24 hari dari 5 sampai 29 Agustus 2022. Kedua, pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH sebagai anggota Polri," jelas Dedi Prasetyo di Jakarta, Jumat (2/9/2022).

Irjen Pol Dedi menegaskan, sanksi pemecatan ini bentuk komitmen untuk mengusut tuntas pelanggaran baik pidana maupun kode etik, sebagaimana yang disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Pimpinan Polri dalam hal ini Pak Kapolri sejak awal telah berkomitmen untuk menindak tegas anggota yang terlibat Obstruction of Justice baik secara etik maupun pidana," kata Dedi.

Kompol Chuck Putranto sendiri mengajukan banding atas putusan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP). Menurut Dedi, itu hak dari terduga pelanggar.

baca juga

Dilihat dari karier kepolisian yang sudah 16 tahun dari sejak lulus Akpol 2006, Kompol Chuck kemungkinan sebentar lagi berpangkat ajun komisaris besar polisi (AKBP). Namun, ia salah melangkah dengan gelap mata mengikuti perintah antasannya merusak CCTV dalam pembunuhan Brigadr Joshua.

Meski tidak membantu dalam pembunuhan Brigadir Joshua, perbuatannya tergolong membantu menghalangi penyidikan pengungkapan kasus kemarian Brigadir Joshua. Apalagi, perbuatannya yang mengambil dan merusak CCTV membuat skenario bahwa yang terjadi dari kematian Brigadir Joshua pada 8 Juli 2022 lalu sebagai tembak-menembak sesuai karangan Ferdy Sambo hampir berhasil.

Skenario tembak-menambak itu akhirnya terkuak sebagai kebohongan belaka. Bahkan, CCTV itu akhirnya ditemukan.

Dari rekaman CCTV akhirnya terungkap pula, bahwa sebetulnya Ferdy Sambo ada di lokasi saat terjadi penembakan terhadap Brigadir Joshua. CCTV ini menjadi bukti, sekaligus membantah pengakuan awal Ferdy Sambo yang beralibi tidak ada di lokasi kejadian saat terjadi penembakan.

Nasi sudah menjadi bubur, Kompol Chuck tinggal menunggu proses banding sidang kode etik. Selain itu, dia juga menunggu diadili dalam perkara pidana menghalangi penyidikan yang ancaman hukumannya 10 tahun penjara.

Terlepas dari kasus Kompol Chuck, ada baiknya menengok sosok sang ayah yang bernama Tri Utoyo. Lengkap dengan pangkat dan gelar akademisi, disebut Brigjen Pol Drs. Tri Utoyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sosok Kompol Chuck Putranto, Karier Mulai Menanjak dan Berujung Dipecat-Terancam Penjara

Sosok Kompol Chuck Putranto, Karier Mulai Menanjak dan Berujung Dipecat-Terancam Penjara

Denpasar | Jum'at, 02 September 2022 | 19:31 WIB

Kompol Chuck Putranto Anak Buah Ferdy Sambo Dipecat, Hasil Sidang Komisi Etik Polri

Kompol Chuck Putranto Anak Buah Ferdy Sambo Dipecat, Hasil Sidang Komisi Etik Polri

Denpasar | Jum'at, 02 September 2022 | 16:17 WIB

GENG SAMBO! Brigjen Hendra, Kombes Agus, AKBP Arif, Kompol Baiquni dan Kompol Chuck Terancam

GENG SAMBO! Brigjen Hendra, Kombes Agus, AKBP Arif, Kompol Baiquni dan Kompol Chuck Terancam

Denpasar | Minggu, 21 Agustus 2022 | 01:34 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×