Sosok Ini Ungkap Kejanggalan Pengakuan Putri Sambo: Kalau Diperkosa (Brigadir J), Kok Nggak Teriak?

Suara Denpasar

Senin, 05 September 2022 | 10:34 WIB
Sosok Ini Ungkap Kejanggalan Pengakuan Putri Sambo: Kalau Diperkosa (Brigadir J), Kok Nggak Teriak?
tampilan jasad Brigadir J dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM ((PMJ News))

Suara Denpasar - Beragam opini dan isu terus mengalir mengiringi kematian Brigadir Joshua Hutabarat atau Brigadir J.

Terheboh adalah temuan Komnas HAM dan Komnas Perempuan, berikut bocoran Berita Acara Pemeriksaan (BAP) bahwa ada dugaan Putri Candrawathi menjadi korban kekerasan seksual oleh Brigadir J.

Perkosaan itu diduga terjadi di kamar mandi kediaman mantan Kadiv Propam Mabes Polri itu di Magelang, Jawa Tengah. Demikian banyak pihak yang meragukan hal tersebut.

Sebab, di rumah itu tidak hanya Brigadir J dan Putri Sambo yang ada saat waktu kejadian. Tapi juga Kuat Ma'aruf selaku sopir pribadi keluarga Kaisar Sambo berikut saksi Susi, asisten rumah tangga keluarga itu.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pun bereaksi atas hal tersebut. “Tentu dari sisi itu kecil kemungkinan terjadi peristiwa (pelecehan), kalaupun terjadi peristiwa, kan si ibu PC masih bisa teriak,” kata Edwin saat dikonfirmasi Minggu (4/9/2022), seperti dikutip dari suara com.

Begitu juga jika merujuk kedekatan antara Putri Candrawathi yang sudah menganggap Brigadir J adalah anak sendiri dan terkenal rajin bekerja.

Tentu, Brigadir J kecil kemungkinan berbuat tak senonoh. Apalagi, itu adalah istri atasannya yang seorang jenderal bintang dua di Polri.

“PC adalah istri jendral. Ini dua hal yang biasanya terpenuhi dalam kasus kekerasan seksual, pertama relasi kuasa kedua pelaku memastikan tidak ada saksi,” sebut dia.

Sisi logis berpikir lainnya adalah Putri Candrawathi tetap mau bertemu dengan Brigadir J, sebelum yang bersangkutan dieksekusi di rumah dinas Irjen Sambo di Duren Tiga, Jakarta.

baca juga

Jika melihat kasus kekerasan seksual pada umumnya. Biasanya korban langsung histeris melihat wajah pelaku. Tapi, dalam kasus ini malah Putri Candrawathi dari Magelang ke Jakarta yang mengantar adalah almarhum Brigadir J.

“PC masih bertanya kepada RR ketika itu di mana Yoshua, jadi agak aneh orang yang melakukan kekerasan seksual tapi korban masih tanya di mana Yoshua (Brigadir J),” tuturnya.

“Korban yang punya lebih kuasa masih bisa tinggal satu rumah dengan terduga pelaku. Ini juga ganjil janggal. Lain lagi J masih dibawa oleh ibu PC ke rumah Saguling. Kan dari Magelang ke rumah Saguling,” akhir dia.

Inilah yang mendasari LPSK tidak percaya adanya dugaan kekerasan seksual yang menimpa Putri Candrawathi. Sebab, terlalu banyak kejanggalan-kejanggalan terkait kasus asusila tersebut.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eng Ing Eng, Kaisar Sambo Nggak Bisa Tidur, Bharada E Bisiki LPSK

Eng Ing Eng, Kaisar Sambo Nggak Bisa Tidur, Bharada E Bisiki LPSK

Denpasar | Senin, 05 September 2022 | 10:17 WIB

Kak Seto, Kata Joshua: Ini Ada Tahanan Melahirkan di Penjara, Sejam Kemudian Sang Bayi Harus Pisah dari Ibunya

Kak Seto, Kata Joshua: Ini Ada Tahanan Melahirkan di Penjara, Sejam Kemudian Sang Bayi Harus Pisah dari Ibunya

Denpasar | Senin, 05 September 2022 | 09:55 WIB

Hotman Paris Singgung Bela Ferdy Sambo, Bisa Lolos dari Hukuman Mati: Tidak Benar Pengacara Hanya Membela Orang Jujur

Hotman Paris Singgung Bela Ferdy Sambo, Bisa Lolos dari Hukuman Mati: Tidak Benar Pengacara Hanya Membela Orang Jujur

Bandung | Senin, 05 September 2022 | 09:13 WIB

Terkini

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×