Suara Denpasar- Ramai beredar lokasi judi dekat komplek Akademi Kepolisian (Akpol) dan Polsek Gajahmungkur, di Kota Semarang langsung direspon oleh kepolisian.
Polda Jawa Tengah (Jateng) langsung menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan adanya informasi yang bersumber dari media sosial tersebut.
Hasilnya polisi menemukan lokasi yang dimaksud, hanya saja lokasinya disebut tidak dekat dengan komplek Akpol dan Polsek setempat.
Lokasi judi yang dimaksud ini lokasinya disebut cukup jauh dan kini juga sudah tidak beroperasi lagi.
Kondisi ini disebut berbeda seperti yang ramai disebutkan di media sosial yang lokasinya dianggap dekat komplek Akpol.
Hal ini seperti disampaikan oleh jubir yakni Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Muhammad Iqbal Alqudusy.
"Arena perjudian yang dimaksud dalam youtube dan medsos tersebut sudah tutup 1,5 tahun lalu. Lokasinya juga tidak dekat Akpol, tapi cukup jauh, arah PLN Jatidiri, Sudah dilakukan penyelidikan lapangan tentang hal itu, dan kami pastikan tidak ada kegiatan di lokasi tersebut” kata Kabid Humas Polda Jateng, Selasa (6/9) dalam keterangan resminya.
Informasi lainnya juga ditelusuri, ramai di sebuah akun youtube menampilkan arena judi yang disebut juga di Semarang.
Petugas kepolisian langsung melakukan penyidikan, dan hasilnya jika informas di akun penayang video tersebut juga tidak benar.
Baca Juga: Nasib Karir Kombes Agus Nurpatria di Polri Ditentukan Hari Ini, Jalani Sidang Etik Kasus Ferdy Sambo
Pihaknya meminta masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial.
"Ingat pepatah ya Jarimu Hariamaumu", tegas Kabid Humas Polda Jateng.