Suara Denpasar - Mabes Polri buka suara terkait dengan kabar yang berkembang jika ada dua kapolda yang turut melobi para perwira tinggi dalam kasus Ferdy Sambo.
Sebelumnya santer dikabarkan jika ada dua perwira tinggi yang menduduki sebagai kapolda yakni Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta dan Kapolda Sumatera Utara yang ikut melobi-lobi terkait kasus Ferdy Sambo yang menjadi tersangka utama pembunuhan Brigadir J.
Kabar ini pun santer terdengar pasca kasus pembunuhan polisi ini mencuat ke publik.
Terkait dengan hal ini, Mabes Polri buka suara dan memberikan penjelasan mengenai rumor tersebut.
"Bapak Kapolda Jatim dan Sumut telah memastikan tidak pernah menghadap siapapun Pati (perwira tinggi) Polri untuk mencoba mengintervensi kasus ini,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dilansir dari PMJ pada Jumat (9/9).
Keduanya telah memberikan penjelasan jika kedua kapolda tersebut tidak pernah terlibat dalam skenario apapun.
Sejauh ini kata dia, tim khusus (Timsus) maupun Inspektorat Khusus (Irsus) selalu bekerja transparan dan profesional.
Sehingga, menurutnya, Irsus maupun timsus akan bekerja sesuai dengan temuan dan fakta-fakta yang memang diketemukan.
Bukan, sekadar asumsi-asumsi liar yang kebenarannya belum tentu bisa dipertanggung jawabkan. ***