Saksi Kunci Kasus Sambo, AKBP Arif Rachman Arifin Sakit Ambeien, Sidang Ipda Arsyad Ditunda

Suara Denpasar

Jum'at, 16 September 2022 | 22:49 WIB
Saksi Kunci Kasus Sambo, AKBP Arif Rachman Arifin Sakit Ambeien, Sidang Ipda Arsyad Ditunda
AKBP Arif Rachman Arifin saat jadi Kapolres Jember. Dia menjadi saksi kunci sidang etik Ipda Arsyad Daiva Gunawan, mantan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Jaksel. (IST)

Suara Denpasar - Anak buah Ferdy Sambo, AKBP Arif Rachman Arifin (AKBP ARA) menjadi saksi kunci dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) dengan terduga pelanggar Ipda Arsyad Daiva Gunawan. Namun, AKBP Arif Rachman Arifin tidak hadir karena sakit ambeien atau wasir.

Diketahui, Ipda Arsyad merupakan mantan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan yang dicopot seiring dengan tidak profesionalnya dalam penanganan perkara kematian Brigadr Joshua di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Kepastian AKBP Arif Rachman yang merupakan mantan Kapolres Jember itu tidak bisa hadir dalam sidang kode etik Ipda Arsyad Daiva Gunawan disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Jumat (16/9/2022).

Dedi menyatakan bahwa sidang Ipda Arsyad sebetulnya digelar Kamis (15/9/2022) dari Pukul 13.00 WIB. Akan tetap AKBP Arif Rachman yang merupakan saksi kunci tidak bisa hadir sehingga sidang diskor pada Pukul 21.20 WIB.

"Karena satu saksi sakit atas nama AKBP AR, tidak dapat hadir karena sakit ambeien," jelas Dedi, Jumat (16/9/2022).

Sekadar diketahui, AKBP Arif Rachman Arifin merupakan mantan Kaden A Ropaminal Divisi Propam Polri yang dicopot karena diduga ikut dalam obstruction of justice atau menghalangi penyidikan. Perannya adalah terkait mengambil dan merusak CCTV di lokasi kejadian perkara pembunuhan Brigadir Joshua pada 8 Juli 2022 lalu.

Sidang dengan terduga pelanggar Ipda Arsyad Daiva Gunawan ini sejatinya menghadirkan empat saksi. Selain AKBP Arif Rachman Arifin, juga ada saksi Kompol IR, AKP RS (Rifaizal Samual, Kanit 1 Satreskrim Polres Jaksel), dan Briptu RRM. Tiga saksi yang disebutkan hadir. 

Karena AKBP Arif Rachman masih sakit ambeien, lanjut Dedi, maka sidang etik dengan terduga pelanggar Ipda Arsyad Daiva akan digelar kembali dalam waktu yang cukup lama, yaitu dua pekan. Kata Dedi, sidang Ipda Arsyad akan digelar Senin (26/9) pukul 10.00 WIB.

Walau begitu, sidang lanjutan itu tidak hanya akan menghadirkan saksi kunci AKBP Arif Rachman Arifin. Sebab hakim sidang komisi etik meminta ada tambahan dua saksi lagi.

baca juga

"Sidang komisi juga menuntut untuk dihadirkan saksi tambahan yakni AKBP RS (Ridwan R. Soplanit, mantan Kasatreskrim Polres Jaksel) dan Kompol AS," tutur Dedi.

Dedi menjelaskan, Ipda Arsyad dihadapkan ke sidang etik karena diduga tidak profesional dalam melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan Brigadir Joshua.

Dijelaskan, Ipda Arsyad merupakan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan yang datang pertama kali ke TKP, yakni rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan. 

"Tidak profesional di TKP, dia kan mendatangi TKP pertama kali, dia Kanit hampir sama dengan Kasat Reserse Polres Jakarta Selatan," lanjutnya.

Sampai saat ini sudah sepuluh anggota Polri disidang etik terkait kasus Brigadir Joshua atau Nofriansyan Yosua Hutabatat. Lima anggota polisi dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH. Mereka adalah Irjen Ferdy Sambo, Kombes Agus Nurpatria, Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiquni Wibowo, dan AKBP Jerry Raimond Siagian.

Selanjutnya, tiga orang dijatuhi sanksi mutasi bersifat demosi selama satu tahun, yakni AKP Dyah Chandrawathi, Bharada Sadam, Briptu Firman Dwi Ardiyanto. Satu orang, yakni Brigadir Frillyan Fitri Rosadi dijatuhi sanksi demosi selama dua tahun. Satu lagi adalah AKBP Pujiyarto dijatuhi sanksi minta maaf kepada institusi dan pimpinan Polri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ferdy Sambo dan 2 Anak Buah Divonis Pecat, Ada 4 Lagi di Klaster CCTV, Ini Nama dan Perannya

Ferdy Sambo dan 2 Anak Buah Divonis Pecat, Ada 4 Lagi di Klaster CCTV, Ini Nama dan Perannya

Denpasar | Minggu, 04 September 2022 | 17:24 WIB

Sosok AKBP Arif Rachman Arifin: 2 Kali Kapolres, Jadi Bapak Ojol, Terancam Pecat-Penjara karena Ferdy Sambo

Sosok AKBP Arif Rachman Arifin: 2 Kali Kapolres, Jadi Bapak Ojol, Terancam Pecat-Penjara karena Ferdy Sambo

Denpasar | Kamis, 01 September 2022 | 18:01 WIB

AKBP Arif Rachman Arifin Terkenal Humanis, Religius, dan Inovatif, Sayang Terseret Ferdy Sambo

AKBP Arif Rachman Arifin Terkenal Humanis, Religius, dan Inovatif, Sayang Terseret Ferdy Sambo

Denpasar | Sabtu, 03 September 2022 | 17:52 WIB

Terkini

Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon

Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:30 WIB

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:05 WIB

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

×