Suara Denpasar - Pelaku pemerkosaan siswi sekolah dasar (SD) di Denpasar, Bali, akhirnya diringkus Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar.
Pelaku diketahui bernama KA, 31, yang memperkosa korban berinsial NKK, 13, di sebuah kamar kos di wilayah Denpasar.
Dikisahkan, kasus pemerkosaan ini terjadi di kosan yang berada di Jalan Tukad Batur, Renon, Denpasar, Sabtu 16 Juli 2022 sekitar pukul 17.30. NKK yang saat itu berada di kamar kos saduaranya tiba-tiba didatangi KA yang baru dikenal lewat laman pertemanan Facebook.
Pria bejat itu ketika mengetahui kos-kosan sedang sepi langsung menerobos kamar yang ditempati korban dan melakukan pemeriksaan. Payudara korban diremas berkali-kali hingga terasa sakit, keduanya tangannya dipegang secara kencang, lalu digeser dibawa ke belakang badan, lalu dipaksa berhubungan badan.
Aksi bejat pelaku ini terungkap ketika sang kakak berinisial NPS menjemput korban esok harinya. Saat di kosan itulah NPS menaruh curiga karena sikap NNK tidak seperti sebelumnya yang selalu curhat tentang aktivitas di sekolah dan lingkungan pergaulan.
Saat itu, bocah ini terlihat seperti shok, banyak ngelamun dan tak banyak bicara. NPS ajak ngobrol sekitar pukul 22.00.
Betapa kecewa dan sakit hati ketika sang adik mengatakan dengan jujur bahwa disetubuhi secara paksa oleh lelaki dewasa yang baru dikenal sebulan dari FB. Lelaki itu sempat datang ke kos dan sempat di foto oleh pemilik kos, baik sepeda motor dan orangnya.
Setelah pelaku berhasil ditangkap. Sang kakak yang masih menaruh amarah minta pelaku segera diadili dan diihukum berat. "Kami mengapresiasi polisi yang telah menangkap dan menahan tersangka. Ya, terlapor sudah diamankan," papar sang kakak, Sabtu 17 September 2022.
Keluarga korban berharap lelaki dewasa berinisial KA yang telah melakukan aksi bejat dengan modus, mengajak sang adik jalan-jalan setelah berkenal dari FB kemudian disetubuhi itu, dihukum setimpal. "Ya, berharap agar pelaku mendapat hukuman yang berat, yang setimpal dengan perbuatannya," harapnya. ***
Baca Juga: Cuma Disogok Beras, Kisah TKW yang Digilir Tiga Majikan