Suara Denpasar - Cara lama Robert Alberts di Persib Bandung ditinggalkan sejak kedatangan pelatih asal Spanyol, Luis Milla.
PLuis Milla saat ini mengubah cara bermain mereka dan hal yang paling mencolok adalah soal skema.
Jika di tangan Robert Alberts Persib mengandalkan formasi empat bek, kini Persib menerapkan formasi tiga bek yang lebih modern dengan transformasi formasi.
Saat bertahan, Persib bermain dengan lima bek sejajar atau dengan formasi 5-4-1. Formasi itu berubah menjadi 3-4-3 atau 3-5-2 ketika menyerang.
Dalam skema tersebut, peran atau kerja wing back yang harus naik turun di sisi sayap kanan dan kiri dituntut memiliki kondisi fisik dan kebugaran yang prima.
Wing back Persib Henhen Herdiana merasakan perubahan skema di era Luis Milla saat ini.
Bahkan peran tersebut dia jalankan dengan baik. Buktinya dia bisa sampai berada di kotak penalti menerima umpan untuk mencetak gol seperti yang ia lakukan pada pertandingan terakhir kontra PS Barito Putera.
“Kalau posisi yang sekarang bisa dilihat sendiri, mudah untuk Henhen berada di kotak penalti lawan, saat menyerang Henhen selalu ada, itu plusnya,” ungkap Henhen dikutip dari laman Persib.
Henhen mengaku menikmati perannya yang bisa lebih ofensif. Dia juga mampu menerjemahkan apa yang diinginkan Milla dengan baik di lapangan.
Baca Juga: Bisa Dimiskinkan! Ngurah Sumaryana Mati Kutu, Masuk Unsur Merugikan Perekonomian hingga Rp 26 Miliar
Milla mempraktikkan skema yang dia inginkan dalam latihan, sehingga pemain bisa mengerti dan maksimal ketika pertandingan.
“Kalau kesulitan sih engga karena sebelum kita bertanding sudah ada skemanya di latihan. Jadi kita selalu mengaplikasikannya di dalam latihan itu ke pertandingan,” kata Henhen.
Perlahan tapi pasti, Persib Bandung mulai kembali ke jalur kemenangan. Mereka mampu mengemas tiga angka dalam tiga laga terakhirnya.
Saat ini, Pangeran Biru menempati posisi ke-8 dengan 16 poin hasil dari lima kali menang dan sekali imbang. Persib kalah empat kali.(*)