Viral Es Teh Indonesia dan Gula, Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari? Ahli Gizi Menjelaskan

Suara Denpasar Suara.Com
Minggu, 25 September 2022 | 12:43 WIB
Viral Es Teh Indonesia dan Gula, Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari? Ahli Gizi Menjelaskan
Viral Es Teh Indonesia dan Gula, Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari? Ahli Gizi Menjelaskan (Freepik)

Suara Denpasar - Brand minuman Es Teh Indonesia dan gula menjadi dua topik yang ramai diperbincangkan belakangan ini. Lantas, berapa batas konsumsi gula per hari yang dianjurkan organisasi kesehatan dunia?

Gula merupakan salah satu bahan untuk mengubah rasa menjadi manis, baik makanan dan minuman. Menurut pakar kesehatan, mengonsumsi gula secara berlebihan tidak baik bagi kesehatan.

Organiasi kesehatan dunia dan Kementerian Kesehatan Indonesia memiliki anjuran batas batas konsumsi gula per hari yaitu cukup 4 sendok makan per hari. Selain itu, mereka juga merekomendasikan batas asupan gula yang berupa free sugar kepada anak atau dewasa yakni maksimal 10 persen dari total energi.

Free sugar merupakan gula yang ditambahkan ke dalam produk makanan atau minuman dan secara alami terdapat dalam madu, sirup, fruit juice concentrate. 

Maka dengan demikian, ketika orang dewasa sehat di Indonesia membutuhkan 2000 kalori per hari, maka 10 persen dari jumlah ini yakni 200 kalori atau setara 50 gram.

Jumlah tersebut menurut perhitungan Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia Cabang Banten, dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK, dilansir dari Antaranews.

Dia menyadari saat ini tidak semua orang mentaati rekomendasi tersebut. Bahkan menurutnya  tren F&B pada tahun 2020-2021 memperlihatkan hampir 7 juta orang Indonesia memesan martabak manis pada tahun 2020.

Kemudian setiap 10 detik ada 1 teh susu varian hazelnut yang masuk dalam pesanan. 

Dia menghitung dalam 1 potong martabak manis terkandung gula sekitar 12 gram atau sekitar 1 sendok makan. kemudian teh susu berukuran 500 ml bisa mengandung 102,5 gram gula.

Baca Juga: Bule Kanada Tewas Tenggelamkan Diri Pakai Pemberat Batu ke Kolam Renang Vila di Seminyak Bali

"Kebayang kalau 50 gram sudah batas atas (gula) yang diperbolehkan nah ini dua kalinya. Orang akan jadi cenderung kelebihan gula. Dalam 1 gelas teh susu 500 ml gulanya bisa sampai 8 sendok makan," kata ahli gizi yang praktik di RS Pondok Indah-Pondok Indah, RS PELNI dan Prodia Health Care Bintaroini,

Risiko Kelebihan Gula

Dia juga menjelaskan terkait risiko apabila asupan gula berlebihan secara terus menerus. Dia mengatakan hal itu menyebabkan berbagai manifestasi masalah kesehatan mulai dari obesitas, penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi.

Kemudian kulit makin menua, gigi berlubang, orang cenderung overeating, penyakit ginjal dan liver.

Tak hanya itu, mengonsumsi gula berlebihan juga bisa menyebabkan inflamasi atau peradangan, khususnya bagi mereka yang menjalani isolasi mandiri akibat COVID-19.

Saat terjadi iinfeksi, kata dia, tubuh seseorang akan berusaha melawan dengan menghasilkan respon inflamasi atau peradangan.

Sehingga, konsumsi gula tinggi menyebabkan respon inflamasi yang berlebihan dan ini akan berbanding lurus dengan gejalanya.

Selain itu, lingkungan dengan kadar gula tinggi disukai virus dan memudahkannya untuk bertambah banyak atau bereplikasi.

"Jangan sampai yang tadinya gejala ringan tiba-tiba saja dibawa ke rumah sakit karena gejalanya berat," tutur Juwalita.

Sistem imun tubuh juga bisa melemah apabila kelebihan konsumsi gula. Menurutnya, asupan tinggi gula menyebabkan menurunnya kemampuan fagosit sela imun dalam memusnahkan infeksi.

Kelebihan gula rupanya tak hanya berdampak pada masalah fisik. Namun, bisa berdampak buruk pada kondisi psikologis seseorang.

Apabila kadar gula darah yang naik dan turun secara cepat akibat konsumsi makanan atau minuman tinggi gula bisa berdampak pada kondisi psikologis seseorang. 

Dalam sebuah sstudi pada tahun 2017 seperti dikutip dari Healthline, menemukan, konsumsi makanan tinggi gula dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya gangguan suasana hati pada pria, dan gangguan serupa berulang baik pada pria maupun wanita.(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI