Es Teh Indonesia Disebut Blunder karena Somasi Pembeli, Viral di Twitter

Suara Denpasar

Minggu, 25 September 2022 | 11:29 WIB
Es Teh Indonesia Disebut Blunder karena Somasi Pembeli, Viral di Twitter
Es Teh Indonesia Disebut Blunder, Berujung Hujatan di Media Sosial (Es Teh Indonesia)

Suara Denpasar - Langkah Es Teh Indonesia melakukan somasi kepada seorang warganet disebut sebagai langkah yang blunder. Warganet menyesalkan langkah tersebut diambil oleh brand yang didirikan oleh Haidhar Wurjanto pada 2018 lalu ini. 

Sejumlah warganet bahkan mengaku tak akan membeli produk dari Es Teh Indonesia lagi. Mereka kecewa dengan sikap brand tersebut.

"Lah kirain udah blunder ga bakalan dilanjut, ternyata masih. Oke jadi makin yakin buat ga akan pernah beli lagi produk @esteh_indonesia," tulis seorang warganet pemilik akun @smlc****, dikutip Suara Denpasar di twitter, Minggu 25 September 2022.

Kekecewaan juga diungkapkan warganet di akun twitter @gandhoyy, pemilik akun yang disomasi oleh Es Teh Indonesia.

Pemilik akun bernama Gandhi itu meminta maaf karena membuat cuitan yang menyinggung Es Teh Indonesia. 

Cuitan itu mendapatkan ragam tanggapan dan sudah dikomentari sebanyak 3.300 kali.  Sejumlah warganet menilai seharusnya Es Teh Indonesua menanggapi keluhan warganet denga bijak.

"Kalo ada keluhan, cobalah ditanggapi dengan bijak. Bukan seperti ini caranya. @esteh_indonesia," tulis seorang warganet.

"Jadi males nyoba," tulis yang lainnya.

Namun, ada juga yang meyalahkan Gandhi karena kritiknya bernada kasar dan memuat kata yang tak pantas.
 
"Cara kritik nya juga ga sopan pake bahasa kasar pula, masa iya di tanggapi dengan bijak," tulis warganet lainnya. 

baca juga

Sebelumnya diberitakan, pemilik akun twitter @gandhoyy meminta maaf kepada Es Teh Indonesia karena cuitannya dianggap menyinggung dan memuat informasi salah. 

Dia meminta maaf setelah diancam somasi oleh Es Teh Indonesia yang merasa tersinggung dengan cuitan warganet tersebut. 

Es Teh Indonesia menyebut rasa manis pada produk adalah bersifat subjektif yang berhak dimiliki semua pihak. Pihaknya memberikan opsi lain sesuai kebutuhan konsumen. Sehingga menyebut kandungan 3 kg gula dianggap memberikan informasi yang keliru.

Kemudian terkait adanya kata hewan dan kata yang kurang baik lainnya ditujukan kepada pemilik brand. Es Teh merasa terhina atas pernyataan tersebut.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologi Es Teh Indonesia Tersinggung dan Somasi Warganet, Berawal dari Kritik Chizu Red Velvet

Kronologi Es Teh Indonesia Tersinggung dan Somasi Warganet, Berawal dari Kritik Chizu Red Velvet

Denpasar | Minggu, 25 September 2022 | 10:56 WIB

Viral Video di Medsos, Warganet Mengeluh Beli Nasi Campur Khas Bali Isinya Daging Babi, Kini Dihujat

Viral Video di Medsos, Warganet Mengeluh Beli Nasi Campur Khas Bali Isinya Daging Babi, Kini Dihujat

Denpasar | Sabtu, 24 September 2022 | 15:16 WIB

Nikita Mirzani Melontarkan Cibiran Pedas, Balasan Najwa Shihab Menohok

Nikita Mirzani Melontarkan Cibiran Pedas, Balasan Najwa Shihab Menohok

Denpasar | Sabtu, 24 September 2022 | 08:57 WIB

Terkini

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik

Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai

Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik

Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik

DPR | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum

Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar

Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:29 WIB

Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang

Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:28 WIB

Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran

Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Saat Korban Pencurian Harus Mengingatkan Polisi Akan Tugasnya

Saat Korban Pencurian Harus Mengingatkan Polisi Akan Tugasnya

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen

Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:22 WIB

×