Suara Denpasar - Dua kubu Partai nasional ini memang selalu bersebrangan. Tak hanya jelang pemilu 2024. Ketidakcocokan PDI Perjuangan dan Demokrat sudah terjadi sejak lama. Kali ini saling serang mengarah ke figur Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Putra pendiri pendiri Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu sempat menyindir bahwa pemerintahan saat ini hanya sekadar gunting pita karena banyak infrastruktur yang sudah dibuat sejak kepemimpinan SBY, tapi belum selesai dan diresmikan.
Dan, kini giliran kader PDI Perjuangan Adian Napitupulu menilai AHY tidak pantas untuk menjadi calon presiden jika melihat track recordnya selama ini.
"Bupati belum pernah, gubernur belum pernah, DPR RI belum pernah, masih usia muda sudah mundur dari tentara (dan) tidak menyelesaikan jabatannya, kira-kira seperti itu. RT/RW belum pernah, Lurah belum pernah, lalu dia tidak pernah punya pengalaman sebagai pejabat publik, lalu mau memimpin sebuah republik? Nah itu kan, biarlah rakyat nanti akan memilih kepatutannya, kepantasannya," sindir Adian seperti dikutip dari suara com, Senin 26 September 2022.
Anggota Komisi VII DPR ini mengatakan AHY belum mempunyai pengalaman sebagai pejabat publik. Pasca mundur dari TNI untuk fokus meneruskan karir politik di Partai Demokrat.
Memang, AHY diketahui hanya pernah mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta tahun 2017 melawan Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama. Tapi, akhirnya kalah. ***