Suara Denpasar - Berikut adalah ranking FIFA terbaru Timnas Indonesia setelah menang atas Curacao dengan skor 3-2 di Stadion GBLA, Sabtu 24 September 2022. Hasil manis itu membuat Indonesia langsung naik tiga peringkat dan menggeser Afghanistan, Yaman, serta Maladewa.
Kemenangan Indonesia buah kerja keras dari skuad asuhan Shin Tae Yong. Mereka yang menciptakan gol adalah Marc Klok menit 18, Fachruddin menit 22 dan Dimas Drajat pada menit 56. Sementara gol tim lawan diciptakan Rangelo Janga menit 7 dan Juninho Bacuna menit 25.
Hasil tersebut membawa Timnas Indonesia mendapatkan 7,41 poin. Dengan tambahan poin tersebut, Indonesia meraup angka 1,026.6 poin. Hasilnya, Timnas Indonesia naik dari urutuan ke 156 ke 153 dunia menggeser Afghanistan (1,023.04), Yaman (1,023.52) dan Maladewa (1.025 poin).
Indonesia kembali melawan Curacao di laga FIFA Match Day pada Selasa (27/9) besok. Kemenangan dalam laga itu akan membawa Indonesia naik peringkat 152 menggeser Republik Dominika.
Nadeo Tampil Apik
![Kiper timnas Indonesia, Nadeo Argawinata [PSSI]](https://media.suara.com/suara-partners/denpasar/thumbs/1200x675/2022/09/17/1-kiper-timnas-indonesia-nadeo-argawinata.jpg)
Kiper Bali United, Nadeo Arga Winata tampil cukup apik di bawah mistar gawang. Meski kebobolan dua gol, aksinya mampu menjaga Indonesia tak kebobolan lebih banyak.
Akasi Nadeo mendapat pujian dari pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra. Dia berharap kesuksesan di timnas semoga mampu turut dibawa saat kembali membela Bali United di kompetisi antarklub.
“Bagus, Nadeo bisa bantu Timnas Indonesia punya prestasi. Semoga sukses di Timnas dan tidak cedera. Saat kembali ke klub tetap sehat dan juga bisa kembali bantu Bali United,” kata Teco dilansir di laman resmi klub, Senin 26 September 2022.
Sebagaimana diketahui, meski Curacao merupakan negara kecil, namun sepakblolanya tak bisa diremehkan. Negara yang terletak di Kepulauan Karibia ini menempati peringkat 84 FIFA. Kekalahan atas Indonesua membuat negara ini harus turun satu tangga.
Curacao banyak diperbincangkanmasyarakat Indonesia jelang bertemunya di lapangan hijau. Hal itu karena namanya yang terrdengar asing di panggung global.
Baca Juga: Sidang Etik Perkara Ferdy Sambo Berlanjut, Saksi AKBP Arif Rachman Tinggalkan Sidang di Tengah Jalan
Curacao adalah negara berdaulat, otonom dibawah naungan Kerajaan Belanda yang memisahkan diri dari Antillen Belanda pada 10 Oktober 2010 lalu selain dari Karibia Belanda, Sint Maarten, dan Aruba.
Dengan luas 444 km persegi, negara ini memiliki penduduk 155 ribu. Meski demikian, mereka dengan mudah menemukan bakat dan talenta sepak bola di negara mereka.
Sejumlah pemain mereka rata-rata berkiprah di Belanda. Para penggawanya ada yang bermain di level tertinggi, Eredivisie, ada pula yang di bawahnya.
Salah satu yang moncer adalah Quilindschy Hartman. Akan tetapi, Feyenoord, satu dari tiga klub terbaik Belanda, tak melepasnya melakukan debut bersama Curacao di Indonesia karena masih harus memulihkan cedera.
Selain itu, ada dua bersaudara Leandro dan Juninho Bacuna main di klub Inggris. Leandro main di klub kasta tinggi semisal Aston Villa, Reading, dan Cardiff City. Juninho saat ini memperkuat Birmingham City yang aksinya di leg pertama bisa membobol Nadeo.(Bali Utd)
Kiper Bali United, Nadeo Arga Winata tampil cukup apik di bawah mistar gawang. Meski kebobolan dua gol, aksinya mampu menjaga Indonesia tak kebobolan lebih banyak.