Dia pun mengatakan, siapa yang disalahkan bila Puan Maharani jadi korban politik? Guru Gemul menjawab sendiri tentu bukan Puan Maharani, melainkan orang yang punya ambisi berlebihan yang sampai-sampai mengorbankan Puan Maharai sampai diolok-olok, juga mengorbankan rakyat karena menjadikan orang yang tidak mau dan tidak mampu dipaksa untuk jadi pejabat publik.
“Jadi ada dua pihak yang jadi korban. Ibu Puan Maharani di satu sisi, dan rakyat Indonesia di sisi lain,” pungkasnya. (*)