Suara Denpasar - Bukan Rocky Gerung namanya jika tak bisa membuat merah telinga pemerintah. Begitu juga ketika terlibat pembicaraan santai dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Lord Luhut, panggilan warganet untuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ini awalnya mengaku tak masalah dengan sebutan dungu yang sering dilontarkan Rocky Gerung. Bahkan saat 2019 lalu Rocky Gerung juga menyatakan kartu pra dungu untuk menyindir kartu prakerja.
"Masyarakat mau kritik saya silahkan, kritik presiden juga silahkan. Waktu anda sebut presiden dungu juga nggak masalah," singgung Luhut yang disambut tawa Rocky Gerung dalam bincang santai yang disiarkan kanan YouTube RGTV, seperti dikutip denpasar.suara.com, Rabu 28 September 2022. Tapi, ingat dia pernyataan dungu itu menyakitkan.
"Perbedaan pendapat itu wajar, di keluarga juga ada, kan? Asal penyampaiannya lebih santun. Ada yang bilang kebebasan berpendapat dikekang, kata siapa?," paparnya.
Dilain kesempatan keduanya juga berbicara soal langkah Rocky Gerung yang menjadi oposisi. Ungkap Rocky, dulu dirinya adalah oposisi yang berseberangan dengan Jokowi dan dikira pendukung Prabowo. Tapi, sekarang Prabowo sudah bergabung dengan Jokowi.
Rocky memuji Luhut dan Prabowo ada kemiripan dalam membangun bangsa ini. "Saya sama Pak Prabowo memang ada kesamaan.
Pikiran tanggung jawab yang sama untuk membuat negara menjadi satu kesatuan. Meski ada perbedaan nggak apa-apa. Waktu beliau dengan Pak Jokowi berbeda juga nggak masalah," papar Luhut. ***