Warganet Luapkan Kemarahan Terhadap Akun Polres Malang yang Miliki Motto Polisi Adem

Suara Denpasar

Minggu, 02 Oktober 2022 | 18:45 WIB
Warganet Luapkan Kemarahan Terhadap Akun Polres Malang yang Miliki Motto Polisi Adem
Warganet Luapkan Kemarahan Terhadap Akun Polres Malang yang Miliki Motto Polisi Adem (dok)

Suara Denpasar- Tragedi Kanjuruhan yang melibatkan suporter Arema FC dan aparat kepolisian dan TNI menyebabkan lebih dari 130 suporter meninggal dunia.

Ungkapan duka cita mengalir dari berbagai kalangan atas tragedi kelam dalam sepakbola Indonesia ini.

Doa dari segala penjuru juga terucap untuk para korban dan keluarga korban yang ditinggalkan atas tragedi Kanjuruhan ini.

Namun tidak sedikit juga yang meluapkan kekesalan yang teramat sangat atas tragedi berdarah ini.

Terlebih mereka yang kehilangan kerabat serta saudara. Kekecewaan juga dilontarkan dari sesama suporter lainnya.

Kini akun resmi Polres Malang bercentang biru tidak luput dari sasaran kekesalan warganet.

Admin Polres ini sempat mengunggah persiapan pengamanan laga Arema FC. Setelah itu tidak ada unggahan lagi pasca kerusuhan di insta story institusi ini.

Bahkan akun Polres ini sangat mencolok lantaran memiliki motto polisi adem  dengan nama akun @polresmalang_polisiadem.

Hal itu seolah tidak didapatkan ketika pengamanan di lapangan saat laga Persebaya vs Arema FC usai.

baca juga

Sejumlah unggahan dikomentari kemarahan oleh warganet sesaat setelah kejadian berlangsung.

"Saya harap bapak polisi bertanggung jawab penuh atas kejadian malam ini," jelas pemilik akun @aldxxxx

"GAS AIR MATA BUKAN SOLUSI! #malangberduka," jelas akun lainnya

"Banyak korban bukan karena ikut membuat kericuan, tapi masih tertahan di stadion dikarenakan penuh sesak untuk keluar dari stadion dan gas air mata itu yang membuat suasana menjadi menghawatirkan di karenakan korban seperti wanita dan anak kecil terkena imbasnya," jelas warganet lainnya.

Banyak warganet yang meminta pertanggungjawaban dari aparat kepolisian atas tragedi berdarah tersebut.

Ada juga pengakuan dari warganet yang keluarganya menjadi korban dari tragedi maut tersebut.

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta mengatakan jika penembakan gas air mata sudah sesuai dengan prosedur. 

Kata dia itu diakukan sebagai upaya menghalau serangan suporter yang merangsek turun ke lapangan dan berbuat anarkistis.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kang Dedi Mulyadi hingga Puan Maharani Berduka, Tidak Ada Toleransi Terhadap Kekerasan

Kang Dedi Mulyadi hingga Puan Maharani Berduka, Tidak Ada Toleransi Terhadap Kekerasan

Denpasar | Minggu, 02 Oktober 2022 | 17:54 WIB

Buntut Tragedi Kanjuruhan, IPW Desak Kapolri Copot Kapolres Malang hingga Ketua PSSI Mundur

Buntut Tragedi Kanjuruhan, IPW Desak Kapolri Copot Kapolres Malang hingga Ketua PSSI Mundur

Denpasar | Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:59 WIB

Tanggapi Tragedi Kanjuruhan, Begini Bedanya Komentar Nikita Mirzani VS Najwa Shihab, Netizen Sampai Sindir Nyai

Tanggapi Tragedi Kanjuruhan, Begini Bedanya Komentar Nikita Mirzani VS Najwa Shihab, Netizen Sampai Sindir Nyai

Denpasar | Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:23 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×