Suara Denpasar – Kuasa hukum Rizky Billar, Hotma Sitompul geram dan keberatan kliennya ditahan. Dia beralasan, saat Rizky Billar akan ditahan, sejatinya Lesti Kejora sudah menelepon akan mencabut laporan. Hotma Sitompul pun menantang Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indradi.
Hal itu disampaikan Hotma Sitompul Kamis malam (13/10/2022). Dia mengatakan, tujuan hukum yang tertinggi adalah ketertiban dalam masyarakat.
“Kalau dua orang sudah berdamai, kenapa Kapolres Jakarta Selatan masih tetap membuat perkara ini menjadi panjang. Sampaikan itu sama Kapolres. Saya sangat keberatan,” katanya berapi-api.
Hotma melanjutkan, protes kepada Polres Jaksel yang menahan Rizky Billar dan mengumumkan kepada wartawan Kamis sore. Padahal, aku dia, Lesti Kejora sudah menelepon untuk berdamai dengan Rizky Billar
“Sudah ditelepon sama Lesti, sudah cabut jangan ditahan, nangis-nangis masih diumumkan juga. Ada apa dengan Kapolres Jakarta Selatan? Catat itu,” lanjutnya.
Ketika ditanya wartawan kapan tanda tangan perdamaian dan pencabutan laporan, Hotma Sitompul malah menjawab dia tidak tahu. Namun dia berkelit sebelum Rizky Billar ditahan Kamis sore, Lesti sudah menelepon akan mencabut laporan.
“Semua sudah lebih dulu tapi tetap dibikinkan begitu. Pertanyan saya ada apa dengan Kapolres ini. Waktu diumumkan kepada kalian itu pada waktu itu sudah ditelepon (Lesti akan cabut laporan),” jelasnya.
“Sebelum itu sudah ditelepon berulang kali. Minta jangan ditahan. Sudah mau damai, ada orang mau berdamai, kok dibikin ribut,” imbuh dia.
Hotma mengajak untuk membayangkan, kalau tiba-tiba Lesti Kejora dan Rizky Billar tidak jadi berdamai karena diumumkan ditahan begitu. Bahkan, kata Hotma, sekarang pun Rizky Billar masih ditahan.
Baca Juga: Lo (Maia Estianty) Masih Hor*y Nggak di Usia Segini? Bunda Maia Dituding Tak Normal
“Untuk apa? Tanyakan itu sama Kapolresnya,” lanjutnya.
Hotma kembali menanyakan mengapa orang sudah berdamai, menangis-nangis minta didamaikan dan minta Rizky Billar tidak usah ditahan, masih diseret dan diumumkan kepada wartawan.
“Saya mau berdebat sama Kapolres di sini. Tanyakan sama dia (Kapolres), kapan mau ngomong sama Hotma Sitompul di sini,” katanya menantang.
Apakah akan berdebat dengan Kapolres secara terbuka? “Silakan. Kenapa kami sudah memenuhi syarat untuk berdamai tidak diselesaikan. Restorative justice sudah kita penuhi semua,” kata dia sambil mengetuk-ketukkan jarinya ke meja. (Suara.com)